Pacitan (beritajatim.com) – Niat mencari ikan untuk lauk justru berujung tragis. Wadiyono, warga Kelurahan Baleharjo, Kabupaten Pacitan, ditemukan meninggal dunia usai tersapu ombak di kawasan Pantai Pancer Door, Selasa (31/3/2026).
Informasi yang dihimpun, korban berangkat ke pantai sejak pagi hari untuk menjala ikan. Namun hingga sekitar pukul 09.00 WIB, korban tak kunjung kembali ke rumah.
Ketua RT setempat, Sufri mengatakan pihak keluarga kemudian berinisiatif melakukan pencarian. Upaya itu berawal dari ditemukannya sepeda motor korban yang terparkir di area pantai. “Karena tidak pulang, keluarga mencari ke pantai dan menemukan sepeda motor korban di lokasi,” ujarnya.
Pencarian dilanjutkan dengan menyisir kawasan sekitar pantai. Tak lama kemudian, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Saat ditemukan, tangan korban masih terikat tali jala. Kuat dugaan korban terseret ombak setelah jala yang digunakan tersangkut di dasar laut. “Diduga jala tersangkut, lalu datang ombak besar yang menyeret korban hingga tenggelam,” imbuh Sufri.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Darsono Pacitan untuk dilakukan visum. Setelah proses tersebut, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di rumah duka.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada saat beraktivitas di wilayah pantai selatan yang dikenal memiliki ombak besar dan arus kuat. [tri/suf]






