Magetan (beritajatim.com) – Warga Dusun Pengkok, Desa Bungkuk, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan digegerkan dengan penemuan jenazah Roih Faizatun Nikmah (33) di dasar jurang sedalam 20 meter pada Kamis (27/02/2025) pukul 09.30 WIB. Lokasi jatuhnya korban hanya berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.
Roih Faizatun Nikmah, putri sulung dari pasangan Zainal Arifin (65) dan Siti Muniroh (55), ditemukan pertama kali oleh sang paman, Tasrib Ansori (54). Korban diketahui menghilang sejak Rabu (26/02/2025) malam tanpa memberi tahu orang tuanya.
“Sejak Rabu malam itu keluar rumah gak pamit orang tuanya. Akhirnya lapor ke saya selaku perangkat desa, saya kemudian siarkan ke media sosial. Kemudian, pada Kamis pagi, korban ini dicari di jurang belakang rumah, dan ternyata sudah tergeletak di dasar jurang,” ungkap Kepala Dusun Pengkok, Subagio.
Subagio menjelaskan bahwa korban mengalami luka serius di bagian kepala dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. “Akhirnya, kami melapor ke polisi untuk dilakukan evakuasi. Karena medannya cukup sulit. Korban tadi dievakuasi sekitar pukul 13.00 WIB,” tambahnya.
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban saat jenazah tiba. Siti Muniroh tak kuasa menahan tangis atas kepergian putri sulungnya.
Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menjelaskan hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka di kepala korban. “Kami sudah lakukan pemeriksaan bersama Inafis dan tim Puskesmas Parang, memang ada luka di bagian kiri kepala korban. Tengkorak korban sampai rusak, diduga karena terbentur batu,” jelasnya.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah Roih Faizatun Nikmah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan. [fiq/beq]







