Kediri (beritajatim.com) — Atjong Tio dan Yulianingsih menjadi juara umum putra dan putri. Pelari asal Yonif 521 Kediri dan Kabupaten Mojokerto itu menjadi yang tercepat dari 3100 peserta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kediri Berlari yang dilepas Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Minggu (29/12/2019).
Sementara urutan 2 kategori putra diraih Nur Sodiq asal Yogyakarta, urutan 3 Nugroho asal Kabupaten Magelang, urutan 4 Rahmat dari Kabupaten Magelang, dan urutan 5 Insani Nur Ilmi dari Surabaya. Untuk kategori putri urutan 2 diraih T. Nabuname dari DKI Jakarta, urutan 3 diraih Firdauziyah dari Bondowoso, urutan 4 diraih Novita Andriani dari Blora dan urutan 5 diraih Efrogina dari Jakarta.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-kediri”]
“Selamat datang di Kota Kediri. Saya harap enjoy berada di Kota Kediri. Ini merupakan Kediri Berlari yang ketiga. Tahun depan kita akan buat yang lebih besar dan lebih keren lagi. Mohon di support ya,” ujarnya.
Pria yang populer disapa Mas Abu ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini tentunya membawa dampak positif bagi masyarakat. Agar masyarakat gemar untuk berolahraga.

Terakhir, Mas Abu berpesan agar para peserta tetap menghormati pengguna jalan lain.
“Tolong dikawal baik-baik karena ini event besar di Kota Kediri. Dan hormati pengguna jalan lain,” pesannya.

“Terima kasih kepada para antusias peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Peserta dari 18 Provinsi di Indonesia. Semoga kedepan bisa menyelenggarakan yang lebih besar lagi,” ujarnya.
Acara tersebut mengambil start dan finish di depan Stadion Brawijaya Kota Kediri dengan rute sepanjang lebih dari 6 kilometer. Jalur yang dilalui adalah sejumlah jalan protokol di Kota Kediri.

Hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Kota Kediri, Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar, dan pengurus KONI Kota Kediri. [nm].






