Kediri (beritajatim.com) -Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meninjau secara langsung penyaluran bantuan sosial Kamis (24/11/2022). Bantuan yang disalurkan BLT BBM, PKH, dan BPNT. Wali Kota Kediri berkesempatan meninjau di tiga titik yakni, Kelurahan Blabak, Kelurahan Pakelan dan Kelurahan Tamanan.
Penerima batuan BLT BBM di Kelurahan Blabak sejumlah 861 penerima. Untuk di Kelurahan Pakelan terdiri dari Kampungdalem 352 penerima, Ringinanom 146 penerima, Pakelan 172 penerima, Pocanan 136 penerima, dan Setono Gedong 71 penerima. Di Kelurahan Tamanan, terdiri dari Bandar Kidul 738 pemerima dan Tamanan 482 penerima.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-kediri”]”Nanti panjenengan semua setelah menerima bantuan ini langsung pulang ke rumah. Jangan mampir kemana-mana. Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Paulus Luhur Budi mengatakan setiap penerima akan menerima dengan jumlah yang berbeda-beda sesuai dengan bantuan apa yang diterima. Penerima BLT BBM menerima Rp 300.000 untuk bulan November dan Desember.

“Untuk BLT BBM total penerima di Kota Kediri ada 27.107. Untuk penyalurannya di Kota Kediri ada 25 titik. Agar tertib kita berikan dalam waktu berbeda. Misalnya penyaluran di Kelurahan Pakelan terdiri dari Kampung Dalem, Ringinanom, Pekelan, Pocanan, dan Setono Gedong. Maka waktunya bergantian,” jelasnya.
Sementara itu, Rumini dari Kelurahan Kampung Dalem bersyukur dapat menerima bantuan. Rumini menerima bantuan sebesar Rp 900.000 terdiri dari BPNT dan BLT BBM.

Begitu pula dengan Siti Masudah warga Kelurahan Bandar Kidul. Ada dua jenis bantuan sosial yang didapatkan yaitu PKH dan BLT BBM dengan jumlah Rp 2.875.00. Dia mengaku uang bantuan ini akan dihemat dan hanya digunakan untuk hal-hal penting saja.
“Alhamdulillah sangat senang sekali. Rencananya uang ini saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari keluarga yang penting untuk makan sehari-hari, dan juga untuk kebutuhan anak-anak,” terangnya. [nm/but]






