Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel sekaligus memberikan pesan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Kediri, Senin (3/3/2025). Apel yang diselenggarakan di Halaman Balaikota Kediri ini menjadi momen perdana sejak Mbak Wali resmi dilantik sebagai Wali Kota Kediri periode 2025-2030.
“Pertama saya mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadan 1446 H dan dengan segala kerendahan hati saya dan Gus Qowim ingin memohon maaf lahir dan batin. Hari ini adalah hari yang sangat berharga bagi kita semua karena di sini kita memulai langkah baru untuk menunaikan tugas dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara,” terang Wali Kota KedirI.
Menurut Mbak Vinanda, apel sore ini menjadi simbol semangat dan komitmen ke depan untuk bekerja lebih baik dalam membangun Kota Kediri. Dalam kesempatan ini, ia mengajak ASN untuk bersama membangun Kota Kediri menjadi kota yang lebih MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni).
“Saya menyadari bahwa untuk membangun kota itu tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, melainkan butuh peran seluruh masyarakat serta seluruh ASN yang ada di Pemerintah Kota Kediri. Karena ASN ini ujung tombak pelayanan masyarakat dan kita semua memiliki fungsi yang sangat vital,” imbuhnya.
Pesan Wali Kota Kediri untuk ASN
Pada akhir sambutannya, Mbak Vinanda menyampaikan beberapa pesan penting untuk para ASN Pemerintah Kota Kediri:
Meningkatkan Profesionalitas dan Kompetensi – ASN harus selalu berinovasi, mengembangkan diri, dan memiliki keahlian agar dapat memberikan hasil terbaik bagi masyarakat.
Menjunjung Tinggi Etika Profesi dan Integritas – Pelayanan yang ramah, cepat, dan tepat harus menjadi prioritas untuk memberikan solusi dari berbagai permasalahan.
Membangun Kerjasama dan Kolaborasi – Antar ASN harus mampu menjalin kerja sama yang solid demi pelayanan yang lebih baik.
Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Bebas Korupsi – Wali Kota menegaskan pentingnya proyek pemerintahan yang tepat dalam perencanaan dan pelaksanaan, serta penggunaan anggaran yang efektif dan efisien.
“Saya ingin proyek pemerintahan harus tepat perencanaan dan pelaksanaannya sehingga tidak ada lagi bangunan yang macet. Lalu penggunaan anggaran ini harus efektif dan efisien, selain itu anggaran APBD harus fokus untuk menyelesaikan pembangunan prioritas yang ada di Kota Kediri ini,” pesannya.
Hadir dalam apel tersebut Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Sekretaris Daerah Bagus Alit, para asisten, staf ahli, Kepala OPD, para Direktur BUMD, camat dan lurah se-Kota Kediri, serta pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. [nm/aje]






