Jember (beritajatim.com) – Didik Eko Julianto, Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, meninggal dunia, Senin (3/7/2023).
Dia dimakamkan di pemakaman umum belakang Hotel Luminor, Jl. KH Agus Salim Gang Perjuangan, Tegal Besar. Pemakamannya diikuti sejumlah pejabat kampus dan dosen-dosen Unej.
Berdasarkan informasi yang diperoleh beritajatim.com, pria kelahiran Malang, 22 Juli 1961 ini, meninggal dunia karena serangan jantung pada pukul lima pagi di rumahnya. Beberapa hari sebelumnya, ia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Kaliwates.
Didik adalah dosen Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis. Kendati lahir di Malang, dia menjalani semua jenjang pendidikan di Jember, mulai dari SD Negeri Tembaan 2, SMEP Negeri Jember, SMEA Pembina Jember, dan FISIP Universitas Jember.
Satu-satunya pendidikan di luar Jember adalah pascarjana Universitas Brawijaya Malang pada lulus pada 2007. Lulus dari Universitas Jember, Didik mendaftar menjadi pegawai di kampus almamaternya dan diterima menjadi calon pegawai negeri sipil pada 1 Februari 1989.
Didik kemudian menikah dengan Kusniah, perempuan asal Lumajang, tetangga Kabupaten Jember. Mereka memiliki dua anak yakni Diana Widyaningtyas Wardani dan Yunanda Anggi Prasetya. Mereka tinggal di Perum Tegal Besar Permai I Blok AG/2 Jember.
“Sebagai dosen, Almarhum sangat santai, bukan orang yang ambisius mengejar kepangkatan dan gelar akademis. Untuk mencapai jabatan Lektor Kepala saja, beliau butuh waktu 30 tahun lebih,” kata Kris Hendrijanto, seorang dosen rekan Didik.
Didik juga dikenal sebagai pemrakarsa kegiatan rutin bulanan dan reuni akbar alumnus FISIP Unej. Dedikasinya pada kegiatan alumni membuatnya dikenal oleh hampir semua alumni FISIP Unej.
Kris dan Didik berbeda organisasi saat mahasiswa. Kris adalah aktivis Himpunan Mahasiswa Islam dan Didik adalah pegiat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia. Namun keduanya bisa bekerja sama apik dalam mengaktifkan kegiatan-kegiatan alumni.
“Saya dan almarhum selalu menjadi yang di depan dan menjadi panitia inti di kegiatan kumpul-kumpul alumni seperti itu,” kata Kris. [wir]






