Kediri (beritajatim.com) – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Bobosan, Desa Kemiri, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, seorang pria bernama Kadarisman tengah menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Tubuhnya kini hanya bisa terbaring lemah, penuh luka melepuh akibat kecelakaan tragis yang menimpanya saat membantu kakaknya menggoreng kue.
Peristiwa memilukan itu terjadi saat ia sedang berkunjung ke rumah sang kakak yang memiliki usaha warung gorengan. Niat hati ingin membantu, justru berujung bencana ketika tanpa sengaja ia menyenggol wajan berisi minyak panas yang langsung tumpah dan menyiram tubuh serta wajahnya.
Akibat luka bakar yang diderita hampir di seluruh tubuhnya, Kadarisman sempat dirawat inap selama 13 hari di rumah sakit. Namun perjuangan penyembuhannya tak berhenti di sana.
“Wajah dan kulit tubuh Kadarisman melepuh akibat luka bakar dari minyak saat ia menggoreng kue gorengan,” ujar Arif Witanto dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jawa Timur kepada beritajatim.com, pada Rabu (23/7/2025).
Sejak insiden itu, ia sudah menjalani kontrol medis sebanyak 17 kali dalam kurun waktu empat bulan terakhir. Total biaya pengobatan yang telah dikeluarkan mencapai sekitar Rp71 juta. Dana itu berasal dari bantuan keluarga, teman, dan hasil penggalangan donasi yang terus diupayakan.
Kondisinya kini jauh dari kata stabil, baik secara fisik maupun ekonomi. Ia tidak lagi mampu bekerja dan penghasilan pun tak ada.
“Ia kini sedang menjalani proses pengobatan. Sedangkan kondisi keuangannya sudah benar-benar menipis. Bahkan, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ia sudah kekurangan,” tambah Arif.
Kadarisman bahkan sempat harus berutang sebesar Rp600 ribu kepada pengemudi ojek daring hanya untuk bisa pergi kontrol ke rumah sakit. Biaya transportasi, pengobatan lanjutan, dan kebutuhan sehari-hari kini menjadi beban berat yang tak mampu lagi ia tanggung sendiri. [nm/but]






