Surabaya (beritajatim.com) – Manajemen Persebaya pernah menjalin kerjasama dengan perusahaan milik Wahyu Kenzo, crazy rich Surabaya yang saat ini tersandung masalah hukum kasus robot trading. Namun, kerjasama dalam bentuk sponsorship itu telah berakhir pada musim lalu.
Dikatakan Angkasa, Media Official Persebaya, saat itu manajemen menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan Wahyu Kenzo yakni Pansaka dan The Legion, dimana perusahaan tersebut bergerak di bidang minuman dan kecantikan.
“Kerjasama kita dengan Pansaka dan The Legion ini dibidang minuman kecantikan dan nutrisi bukan robot trading atau sebagainya,” ungkapnya, Rabu (08/3/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”wahyu-kenzo”]
Oleh karena itu, lanjut Eng, sapaan akrab Angkasa, dirinya memastikan jika apa yang sedang dialami pengusaha asal Jakarta itu, tidak berdampak pada skuad Aji Santoso. “Kerjasama tersebut sudah berakhir di musim lalu, jadi ya sudah selesai dengan Pak Wahyu,” imbuhnya.
Sebelumnya, musim lalu Wahyu Kenzo memang menjadi salah satu sponsor Persebaya. Bahkan pria bertubuh tambun itu pernah menjadi pemenang lelang jersey milik legenda hidup Persebaya, Mat Halil di tahun 2021. Yang menarik, untuk membawa jersey musim 2011 itu, dia rela merogoh kocek Rp130.888.888.
Sebelumnya, Wahyu mengetahui informasi lelang jersey tersebut dari Tom Liwafa, seorang pengusaha yang sering disebut crazy rich Surabaya. (way/kun)






