Malang (beritajatim.com) – Pengurus Ikatan Alumni Institut Teknologi Nasional Malang (IKA ITN Malang) untuk periode 2025-2030 resmi dilantik pada Selasa (17/02/2026). Ketua Umum IKA ITN Malang terpilih, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pelantikan di Balai Kota memiliki makna filosofis mendalam.
Sebagai alumnus Planologi angkatan 1985 yang kini menjabat sebagai Wali Kota Malang, Wahyu ingin menunjukkan bahwa gedung pemerintahan tersebut kini telah bertransformasi menjadi ruang terbuka bagi semua kalangan. Mulai dari mahasiswa hingga turis bisa menempati Balai Kota.
Wahyu Hidayat mengungkapkan rasa syukurnya atas terbentuknya susunan pengurus di tengah kesibukan masing-masing anggota. Ia mengakui tantangan dalam menyinkronkan waktu antaralumni tidaklah mudah.
“Kami diberi waktu 60 hari untuk menyusun kepengurusan. Jujur, dengan padatnya aktivitas dan kesibukan teman-teman, rasanya luar biasa akhirnya hari ini semua bisa berkumpul dan dilantik,” ujar Wahyu di gedung bersejarah kebanggaan warga Bumi Arema itu.
Bagi Wahyu, posisi Ketua Umum bukan sekadar jabatan struktural di atas kertas. Ia memandangnya sebagai amanah besar untuk merajut kembali rasa persaudaraan ribuan alumni yang kini tersebar di seluruh pelosok tanah air hingga mancanegara. Sejak ditetapkan dalam Kongres Nasional II pada Desember 2025 lalu, ia telah mematok visi besar untuk memodernisasi organisasi.
“Zaman sudah berubah, ada disrupsi industri dan dinamika sosial yang makin kompleks. IKA ITN ke depan harus jadi simpul profesional yang kuat, tempat tukar ide, dan motor kolaborasi lintas generasi,” tegas Wahyu. Ia menambahkan bahwa salah satu terobosan utama yang disiapkan adalah penguatan tata kelola berbasis digital agar komunikasi antaralumni menjadi lebih responsif dan efektif.
Wahyu juga mengajak seluruh pengurus untuk menanamkan semangat dedikasi terhadap almamater. Menurutnya, organisasi alumni adalah wadah untuk berkontribusi balik kepada kampus yang telah membesarkan mereka.
“Pengabdian ini adalah tempat kita memberi, bukan sekadar menerima. Saya tidak bisa jalan sendiri, saya butuh dukungan teman-teman semua,” tambahnya.

Senada dengan visi tersebut, Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., menyambut optimis nakhoda baru IKA ITN. Meski demikian, ia langsung memberikan tantangan nyata atau”Pekerjaan Rumah (PR) bagi pengurus periode 2025-2030.
Rektor menekankan tiga poin utama, yakni penguatan program magang mahasiswa, keterlibatan alumni dalam unit usaha kampus, serta dukungan penuh terhadap pengembangan institusi.
“Saya ingin teman-teman alumni bisa ikut mengelola unit usaha ITN Malang. Sehingga nantinya tidak hanya meningkatkan reputasi universitas, tapi menjadi media meningkatkan kesejahteraan bersama,” tutur Rektor dalam arahannya.
Rektor juga meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Wahyu Hidayat, IKA ITN akan menjadi motor penggerak kemajuan kampus. Menurutnya, apa yang dilakukan hari ini adalah langkah awal untuk memperkuat jejaring dan membuka pintu kolaborasi yang lebih nyata demi masa depan ITN Malang.
Prosesi pelantikan diakhiri dengan pengucapan ikrar pengurus, penandatanganan berita acara, hingga pengalungan kartu identitas secara simbolis. Momen sakral ini turut disaksikan oleh jajaran Dewan Alumni seperti Ir. Soeparno Jiwo, MT., dan Prof. Dr. Eng. Abraham Lomi, MSEE., serta Wakil Rektor 3 ITN Malang, Dr. Hardianto, ST., MT.
Wahyu Hidayat akan didampingi oleh jajaran pengurus inti yang terdiri dari Heru Herlambang sebagai Ketua 1, Muhammad Chottob sebagai Ketua 2, Rina Widijanti sebagai Sekretaris Umum, dan Nenny Roostrianawaty sebagai Bendahara Umum. Struktur ini diperkuat oleh empat departemen strategis yang fokus pada kerja sama kampus, pengembangan karir, relasi data alumni, serta pengembangan usaha sosial. (dan/but)






