Bondowoso, (beritajatim.com) – Sebanyak 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan satu jabatan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso hingga kini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
Kondisi ini memunculkan wacana percepatan seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi posisi strategis tersebut secara definitif.
Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa proses pengisian jabatan akan dilakukan sesuai prosedur dan prinsip meritokrasi.
Ia memastikan, Pemkab Bondowoso berkomitmen menempatkan sosok yang tepat di posisi yang tepat.
“Proses itu akan kita jalani sesuai dengan prosedur. Tentu dengan prinsip meritokrasi sistem. Jadi kita pada prinsipnya ingin menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat, right man on the right place,” terang Bupati kepada BeritaJatim.com, Kamis (10/4/2025) usai halal bihalal di pendopo.
Ia menyebut, tahapan-tahapan menuju open bidding masih terus digodok. Termasuk penilaian, pengkajian aturan, hingga konsultasi dengan pihak terkait.
“Prosesnya kan terus kita lakukan. Penilaian segala macam. Ini kan sesuatu yang continue dalam proses pengelolaan. Kita akan pertimbangkan. Dan ini sedang digodok, prosesnya berjalan,” jelas Bupati.
Saat ditanya kapan pelaksanaan open bidding akan dilakukan, Bupati enggan menyebut waktu pasti. Ia justru meminta agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bondowoso.
Sementara itu, untuk jabatan Sekda definitif yang juga masih kosong, Bupati menyatakan akan mempertimbangkan urgensinya terlebih dahulu.
“Nanti kita pertimbangkan urgensinya kan. Ini kan kita kemarin ada kekosongan. Kemudian sekarang proses penataan dan sebagainya. Nah, mana yang masuk duluan, mana yang belakangan, ini sedang dibagi,” katanya.
Kekosongan belasan jabatan struktural ini dinilai sejumlah pihak cukup memengaruhi efektivitas birokrasi.
Oleh karena itu, pelaksanaan open bidding secara terbuka dan tepat waktu dinilai mendesak agar pelayanan publik dapat berjalan optimal dengan kepemimpinan yang definitif dan berkompeten. (awi/but)






