Malang (beritajatim.com) – Seorang pengendara motor viral melaju di kawasan Jalan Tol Karangloh, Singosari Kabupaten Malang. Video itu diambil seorang pengemudi mobil dan sempat diperingatkan hendak kemana.
“Mau kemana kamu mbak, nyasar mungkin,” teriak pengambil video pada dua orang pemotor dalam rekaman tersebut.
Menanggapi video tersebut, Kasie Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufiq mengaku sudah mengkonfirmasi kejadian ini ke Pihak Jasa Marga.
“Kami sudah konfirmasi langsung ke Jasa Marga, jadi pengendara motor itu tidak sampai masuk gate atau pintu tol Karangloh, masih masuk Desa Banjararum, Singosari, pengendara motor tersebut langsung balik kanan,” ujar Taufiq, Senin (14/3/2022).
Menurut Taufiq, jalan menuju pintu tol Karangloh sejauh 2,5 kilometer. “Pengendara motor ini kemudian balik. TKP sebelum masuk pintu tol atau jembatan di kawasan Hawaiwaterpark, Karangloh. Karena sempat viral, Tim PJR sudah kami kongfirm, tim patroli PJR tidak mendapati orang pengendara motor di dalam tol, itu kejadiannya diluar tol. Memang motor gak boleh masuk arah tol,” tuturnya.
Taufiq yang juga mantan Kanit Turajawali Satlantas Polres Malang ini menceritakan, yang selama ini terjadi saat pihaknya bertugas di Turjawali Satlantas, banyak pengendara motor yang terkecoh gogle map.
“Banyak pengendara motor yang terkecoh gogle map, biasanya kalau ingin mencari atau menuju desa Pakisjajar, Sawojajar, memang diarahkan lewat tol. Jadi banyak yang kesasar karena ngikuti gogle map, petugas biasanya memaklumi kalau pengendara orang jauh dan mengikuti gogle map seperti itu,” beber Taufiq.
[berita-terkait number=”4″ tag=”motor-masuk-tol”]
Ia menambahkan, video viral tersebut belum diketahui kapan kejadiannya. Identitas pengendara dan siapa yang mengambil video tersebut juga belum diketahui pasti.
“Kalau melihat videonya, memang melawan arus karena memang jalurnya satu arah. Kami belum tahu identitas pengendara dan siapa yang ambil video, kemungkinan dari arah Karangloh menuju pintu tol. Kapan kejadianya kami juga kurang tahu, viralnya kemarin,” pungkas Taufiq. (yog/ted)






