Madrid (beritajatim.com) – Tendangan penalti kembali menjadi sorotan dalam duel Atletico Madrid vs Real Madrid pada second leg 16 besar Liga Champions yang berlangsung dini hari tadi. Tidak hanya soal kontroversi dianulirnya eksekusi penalti striker Atletico Julian Alvarez, tetapi juga kegagalan Vinicius Junior dalam mengeksekusi penalti.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Riyadh Air Metropolitano, Vinicius sebenarnya memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-70 setelah Real Madrid mendapat hadiah penalti. Wasit Szymon Marciniak menunjuk titik putih setelah bek Atletico, Clement Lenglet, melanggar Kylian Mbappe di kotak terlarang. Sayangnya, tendangan Vini melambung tinggi di sisi kiri gawang yang dijaga Jan Oblak.
Pemain asal Brasil itu akhirnya ditarik keluar pada menit ke-115 dan digantikan oleh Endrick. Dengan demikian, ia tidak berpartisipasi dalam adu penalti yang dimenangkan Real Madrid dengan skor 4-2.
Kegagalan penalti tersebut semakin memperpanjang rekor buruk Vinicius saat menghadapi Atletico. Dari 17 pertemuan, ia baru mencatatkan satu gol dan tiga assist. Suporter Atletico pun mencemoohnya saat ia meninggalkan lapangan.
Namun, Vinicius membalas cemoohan tersebut dengan gestur tangan yang membentuk angka “15 dan 0”, merujuk pada jumlah gelar Liga Champions yang dimiliki Real Madrid (15) dibandingkan dengan Atletico Madrid (0). Gestur tersebut semakin menyulut kemarahan pendukung tuan rumah.
Tak berhenti di situ, Vinicius kembali memprovokasi Atletico setelah Real Madrid memastikan kemenangan. Ia mengunggah foto di media sosialnya, memperlihatkan badge of honor “15” di lengan kanan jersey Real Madrid.
“Hanya ada satu klub di Madrid. Sangat menyenangkan bisa menjadi bagian dari klub terhebat di dunia,” tulis Vinicius dalam unggahannya.
Aksi Vinicius ini pun langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola, terutama suporter Atletico Madrid yang merasa tersinggung dengan gestur dan unggahan sang pemain. [dio/beq]






