Malang (beritajatim.com) – Aksi vandalisme dilakukan oleh oknum tak dikenal pada baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani. Baliho kepak sayap kebhinekaan di Jalan Sultan Agung, Kota Batu itu dicoret dengan kalimat kurang senonoh.
Kader PDI-P Kota Batu langsung merespon aksi vandalisme itu dengan menurunkan baliho. Penurunan dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDIP Kota Batu sekaligus Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. Dia meminta Satpol PP setempat segera membongkar dan menurunkan baliho ukuran sekira 3×5 meter itu.
“Ini adalah sikap yang tidak terpuji. Saya sangat menyayangkan. Kami sekaligus ketua DPC PDIP Kota Batu lapor ke Satpol PP untuk bisa diambil diturunkan,” ujar Punjul.
Di Kota Batu setidaknya ada 5 baliho serupa yang tersebar di sejumlah titik. Jalan Panglima Sudirman, Jalan Raya Punten, Jalan Raya Mojorejo dan Timur Alun-alun Batu, hanya di Jalan Sultan Agung yang menjadi korban vandalisme.
Punjul mengungkapkan, kader PDI-P tidak tinggal diam menyikapi aksi vandalisme ini. Mereka berencana lapor ke polisi atas pengerusakan ini. Mereka akan mengumpulkan bukti melalui CCTV dan keterangan saksi yang ada di lokasi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”puan-maharani”]
“Baliho yang lain masih aman, hanya disini yang terkena vandalisme. Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa pengusaha di sini termasuk nanti dinas, ada gak rekaman CCTV seputar sini. Nanti kami adukan,” kata Punjul.
Punjul menyebut, vandalisme kepada baliho bergambar Puan tidak pantas dilakukan karena Puan adalah tokoh bangsa. Pun dengan isi dalam baliho dinilai sebagai sarana sosialisasi Ketua DPR RI kepada masyarakat.
“Harapan kami pelaku vandal ini bisa ditangkap. Pihak kami masih akan mengumpulkan bukti-bukti. Semoga bisa bahan pembelajaran agar tidak ada lagi kasus serupa. Apalagi ini gambarnya tokoh nasional Ketua DPR RI yang menyampaikan mensosialisasikan warga masyarakatnya,” tandasnya. [luc/but]






