Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka mewujudkan percepatan herd immunity bagi masyarakat saat pandemi Covid-19, Kepolisian Resor Lamongan menggelar Vaksinasi Merdeka Semeru bagi penyandang disabilitas yang bertempat di halaman Mapolres Lamongan, pada Selasa (10/08/2021).
Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri dan ditinjau secara langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES), Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana S.I.K, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, Jajaran Forkopimda, dan PJU Polres Lamongan. Kegiatan vaksinasi ini diikuti sekitar 100 orang penyandang disabilitas dengan jenis vaksin yang digunakan adalah Sinopharm.
Diketahui, tahapan pelaksanaan vaksinasi kali ini dimulai dengan registrasi peserta, screening/pemeriksaan, pemberian vaksinasi merdeka semeru, dan validasi data, yang kemudian dilanjutkan fotobooth. Upaya sentra vaksinasi ini, diharapkan dapat membantu program Pemerintah guna mempercepat program vaksinasi massal agar Covid-19 segera terkendali.

Pada kesempatan tersebut, Bupati YES mengatakan, bahwa pelaksanaan vaksinasi massal ini akan dijadwalkan setiap harinya di wilayah Kabupaten Lamongan secara global. Sampai dengan saat ini, menurut Bupati YES, presentase masyarakat yang mengikuti vaksinasi masih sekitar 17,68%, dengan harapan pada Bulan Oktober 2021 mendatang, pemberian vaksinasi bagi warga Lamongan sudah bisa tercapai.
“Sebenarnya target vaksinasi ini rata-rata hariannya juga sudah cukup tinggi. Namun demikian, kita tetap harus menyesuaikan dengan datangnya vaksin, baik yang diperoleh Polres Lamongan, Kodim 0812, dan Pemkab Lamongan. Kita juga terus mensingkronkan data-data yang diserap dari desa,” ungkap Bupati YES kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

Sementara itu, Dalam proses pelaksanaan vaksinasi ini, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menyampaikan, bahwa para petugas vaksinator pada gerai vaksinasi Merdeka Semeru tersebut terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Lamongan penyandang disabilitas yang akan divaksin.
“Rata-rata tiap harinya ada 6 ribu – 7 ribu warga Lamongan yang divaksin. Tentunya bulan September-Oktober target kita 70% semoga bisa tercapai. Selanjutnya, puskesmas setempat juga didorong oleh Dinas kesehatan, puskesmas nanti akan menaungi kecamatan-kecamatan yang ada di Lamongan. Selanjutnya, Dinas Kesehatan juga sudah mengatur vaksinasi sesuai jumlah penduduk yang ada di Lamongan,” terang Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-lamongan”]
Terakhir, AKBP Miko juga terus mengajak masyarakat agar bersama-sama menyukseskan vaksinasi massal yang dicanangkan oleh Pemerintah. “Kami juga terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, baik yang belum ataupun sudah menerima vaksin guna mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
Seusai pelaksanaan vaksinasi tersebut., Kapolres bersama jajaran Forkopimda Lamongan memberikan bantuan sosial berupa bingkisan dan paket sembako kepada peserta vaksinasi penyandang disabilitas. Kegiatan vaksinasi ini terpantau telah berlangsung dengan aman dan lancar. [riq/but]






