Mojokerto (beritajatim.com) – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021 per tanggal 5 Desember 2021, vaksinasi untuk lanjut usia (lansia) di Kabupaten Mojokerto menjangkau sebanyak 83.236 orang. Meski sudah mencapai 76,4 persen, namun ada kendala yang dihadapi petugas.
Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayanti mengatakan, per tanggal 5 Desember 2021, vaksinasi di Kabupaten Mojokerto lansia dosis 1 sebanyak 83.236 orang atau 76,4 persen dan dosis sebanyak 2, 48.568 orang atau 44,6 persen. Data ini per tanggal 5 Desember 2021 berdasarkan Inmendagri Nomor 43 Tahun 2021
“Kendalanya, banyak lansia tidak lolos screening dari nakes, banyak macam vaksin yang terkadang telat dropingnya untuk dosis 2, untuk testing basis datanya berdasarkan SILACAK (pelacakan positif berdasarkan kontak erat) sehingga berimbas pada hasil perolehan testing yang selalu tidak maksimal dan tidak memenuhi target testing beda lagi jikalau berdasarkan NAR,” ungkapnya, Sabtu (11/12/2021).
Berbagai upaya dilakukan vaksinator agar vaksinasi khususnya untuk lansia di Kabupaten Mojokerto tercapai targetnya. Yakni dengan memberikan obat apabila lansia mempunyai penyakit bawaan, melaksanakan vaksinasi door to door dan melaksanakan penyekapan ataupun sistem untuk membatasi mobilisasi masyarakat.
“Ada tambahan vaksin untuk dosis 1 sebanyak 64,167 atau 58,4 persen, sementara dosis 2 sebanyak 38,975 atau 35,6 persen. Ini tambahan per tanggal 5 Desember 2021, dalam satu minggu ini juga sudah tersalurkan. Karena di Kabupaten Mojokerto tenaga vaksinator sebanyak 246 orang, dari Pemkab sebanyak 230 orang, TNI sebanyak 4 orang personil dan Polri sebanyak 12 orang personil,” jelasnya.
Di Kabupaten Mojokerto sendiri memiliki fasilitas sebanyak 41 pelayanan kesehatan (yankes), 27 puskesmas, 11 rumah sakit dan tiga klinik. Untuk masyarakat umum, total per tanggal 5 Desember 2021 sesuai Inmendagri Nomor 43 Tahun 2021, dosis 1 sebanyak 702.973 orang atau 81,6 persen, dosis 2 sebanyak 545.930 orang atau 59,3 persen dan dosis 3 sebanyak 4.250 orang atau 107,7 persen persen.
“Ada penambahan vaksin per tanggal 5 Desember 2021, dosis 1 sebanyak 408,206 orang atau 47,6 persen, dosis 2 sebanyak 435,511 orang atau 50,3 persen dan dosis 3 sebanyak 1.066 orang atau 16,7 persen. Kabupaten Mojokerto menduduki peringkat 10 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur terkait pencarian vaksinasi,” tuturnya. [kun]






