Blitar (beritajatim.com) – Pemain Timnas Indonesia U-17, Riski Afrizal pulang kampung ke Kota Blitar. Pemain sayap timnas di Piala Dunia U-17 kemarin itu, pulang ke Blitar untuk berbagi ilmu dan cerita kepada puluhan anak-anak dari pelosok yang menimba ilmu di sekolah sepak bola (SSB) Golden Soccer Academy.
Disana, Afrizal menceritakan pengalamannya memperkuat timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 kepada para anak-anak desa. Tidak lupa Afrizal juga memberikan motivasi kepada para anak-anak desa di Blitar tersebut untuk lebih giat berlatih agar kelak bisa memperkuat Timnas.
“Kemarin kan ada pertandingan Piala Dunia U-17 kemudian ini ada waktu jeda libur saya menyempatkan diri untuk balik ke Blitar dimana saya dibesarkan, ini ketemu adik-adik untuk berbagi motivasi,” kata Rizki Afrizal, Pemain Timnas Indonesia U-17, Senin (27/11/23).
Kota Blitar tidak asing bagi Riski Afrizal. Anak muda kelahiran Jombang tersebut memang sejak kecil telah menimba ilmu sepak bola di Bumi Bung Karno, tepatnya di SSB Golden Soccer Academy. Hingga akhirnya dirinya terpilih menjadi bagian dari Timnas Indonesia kelompok umur 17 yang mentas di Piala Dunia U-17 di Indonesia kemarin.
Baca Juga:
Piala Dunia U17 Diharapkan Jadi Inspirasi Pelatih SSB Kembangkan Sepak Bola Usia Dini
Afrizal pun meminta para pemain muda di Blitar tidak ciut mental. Dia meyakinkan bahwa setiap anak muda punya potensi bisa membela Timnas Indonesia entah dari manapun, termasuk Blitar.
“Tadi saya memotivasi agar adik-adik lebih giat berlatih dan tetap optimis suatu saat pemain muda SSB Golden Soccer Academy pasti bisa membela Timnas,” ucapnya.
Selain berbagi motivasi, Afrizal juga mengajarkan dasar-dasar bermain bola yang ia dapat dari Timnas Indonesia U-17. Pemain sayap Timnas Indonesia itu berbagi ilmu cara shooting dan passing sesuai yang diajarkan oleh pelatih Timnas U-17, Bima Sakti.

Pemuda asal Jombang, Jawa Timur itu berharap dasar-dasar bermain bola ini bisa diterapkan dengan baik oleh anak-anak muda di SSB Golden Soccer Academy Blitar. Sehingga anak-anak muda di SSB ini bisa memahami prinsip dasar dalam bermain bola yakni passing dan shooting yang baik.
“Tadi juga sedikit berbagi ilmu tentang cara passing dan shooting yang baik ke adik-adik,” tutupnya.
Setelah berbagi ilmu dengan anak-anak desa di Blitar, Afrizal akan kembali ke klubnya yakni Madura United. Saat ini pemain sayap Timnas Indonesia U-17 tersebut memang telah dikontrak oleh Madura United untuk ikut mengarungi kerasnya pertarungan di Liga 1 Indonesia. (Owi/ted)






