Gresik (beritajatim.com) – Setelah menelan kekalahan menyakitkan pada laga pembuka kompetisi Liga 3 melawan Persekabpas Pasuruan, Gresik United membidik kebangkitan saat menghadapi Waanal Brothers dari Kabupaten Mimika, Papua.
Pertandingan sesama tim Liga 3 itu akan digelar di Lapangan Thor Surabaya pada Jumat (5/12) pukul 15.00 WIB dan menjadi momen penting bagi Laskar Joko Samudro untuk mengamankan langkah mereka di fase grup.
Pelatih Gresik United Andik Ardiansyah memastikan timnya akan tampil berbeda demi mendulang tiga poin penuh. Evaluasi telah dilakukan secara menyeluruh setelah kekalahan di laga perdana.
“Kami sudah menyiapkan strategi berbeda di laga kedua. Semua lini sudah dievaluasi, dan mudah-mudahan pemain yang diturunkan tidak mudah kehilangan bola,” katanya, Selasa (2/12/2025).
Mantan pemain timnas U-22 itu menuturkan, pada laga sebelumnya para pemain terlalu mudah melakukan kesalahan meskipun secara statistik Gresik United lebih banyak menciptakan peluang, terutama di babak kedua. Karena itu, perubahan komposisi pemain bisa terjadi.
“Permasalahan tersebut sudah kami evaluasi, dan tidak menutup kemungkinan ada pemain pembeda yang akan diturunkan sebagai starter,” tuturnya.
Andik mengakui bahwa dirinya belum mengetahui secara detail kekuatan Waanal Brothers. Namun, ia memahami karakter umum tim-tim asal Papua yang biasanya mengandalkan speed and power. Menurutnya, itu harus diantisipasi oleh para pemain.
“Saya menekankan ke pemain jangan mudah terpancing bermain keras, tetap fokus mencari peluang lalu mencetak gol,” ungkapnya.
Laga melawan Waanal Brothers berpotensi menjadi duel krusial bagi Gresik United. Jika kembali kehilangan poin, langkah mereka semakin berat karena sesuai regulasi hanya dua tim yang berhak melaju ke babak berikutnya.
Dengan tekanan tersebut, GU diharapkan mampu menunjukkan performa yang lebih solid dan efektif untuk menjaga asa lolos dari fase grup. [dny/ian]






