Bondowoso (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bondowoso menjawab pengajuan DPC PPP setempat, berkaitan dengan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) pendamping Ra Hamid.
PKB Bondowoso telah final mengusung KH. Abdul Hamid Wahid, pengasuh Ponpes Nurul Jadid, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai Bacabup Bondowoso periode 2024-2029.
Untuk sosok Bacawabup, PKB Bondowoso menyerahkan kepada PPP dengan syarat telah disepakati oleh para ulama.
Lalu DPC PPP Bondowoso merespon itu dengan mengusulkan KH. Mohammad Hasan Abdul Muiz, pengasuh Ponpes Al Maliki, Desa Koncer Darul Aman, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso.
Usulan tersebut adalah hasil kajian dari Tim 5 DCP PPP Bondowoso. Terdiri dari Majelis Pertimbangan, Moh. Hasan Abdul Mu’iz; Majelis Pakar, Buchori Mun’im; Majelis Syariah, Mudani; Sekjen DPC, Barri Sahlawi Zein; dan Bidang Kominfo DPC Ahmadi.
Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir menjawab usulan DPC PPP tersebut.
“Monggo siapa saja yang terpenting disepakati oleh para ulama, bukan direstui. Kalau direstui, siapa pun yang hadir, sowan ke para ulama pasti akan direstui,” kata Dhafir kepada BeritaJatim.com, Sabtu (13/7/2024).
Oleh sebab itu, kata Dhafir, PKB Bondowoso akan menerima siapa pun Bacawabup pendamping Ra Hamid asalkan sudah disepakati oleh 3 ulama besar pengasuh Ponpes di Jawa Timur.
“Harus disepakati oleh Kiai Azzaim, disepakati oleh Kiai Zuhri dan disepakati oleh Kiai Kholil. Kami akan menerima tanpa bertanya. Siapa saja,” tegasnya.
Kiai Azzaim adalah pengasuh ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo Situbondo. Kiai Kholil merupakan pengasuh ponpes Walisongo Situbondo. Sedangkan Kiai Zuhri ialah pengasuh ponpes Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.
“Saya tidak bisa kemudian apakah iya atau tidak, apakah menerima atau menolak. Kami akan menerima dari apa yang sudah disepakati oleh para ulama,” tegas Dhafir.
Sebagai informasi, PKB Bondowoso di Pileg periode 2024-2029 meraup 16/45 kursi parlemen. Sedangkan PPP menggaet 7 kursi.
Jika PKB dan PPP kembali berkoalisi, maka akan tercipta paslon Aswaja jilid II. Di mana edisi pertama terjadi di Pilbup Bondowoso 2013-2018 lalu. (awi/ian)






