Malang (beritajatim.com) – Universitas Ma Chung (UMC) Malang menghelat wisuda ke-13 yang diikuti sebanyak 329 mahasiswa. Proses wisuda berlangsung di gedung balai pertiwi UMC pada Sabtu 16 September 2023.
Wisuda ke-13 mengusung tema Spirit of Excellence in the Changing World yang mencerminkan semangat Universitas Ma Chung untuk mempertahankan keunggulan di tengah perubahan dunia. Sebanyak 329 mahasiswa berasal dari tiga fakultas berbeda, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Bahasa dan Seni, serta Fakultas Sains dan Teknologi.
Rektor Universitas Ma Chung Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, MS., M.Sc. menyampaikan bahwa semangat ‘Spirit of Excellence’ ini mengajarkan untuk selalu memberikan yang terbaik dalam segala hal. Di samping itu mengajarkan agar menginspirasi orang lain, dan membangun masa depan lebih baik.
“Saya yakin, setiap wisudawan hari ini berpotensi untuk menciptakan perubahan positif di dunia dengan semangat keunggulan ini. Teruslah berjuang, teruslah berinovasi, dan terus menjalani hidup dengan gigih dan profesional. Selamat atas kesuksesan dan masa depan gemilang yang menanti kita semua,” ujar Dr. Stefanus Yufra saat sambutan.
Rektor mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada para donatur dan pejabat struktural. Dr Stefanus lalu menerangkan, tahun 2012 pemerintah menyusun suatu penjajakan untuk mengukur kompetensi kerja yang dikenal dengan kerangka kualifikasi nasional Indonesia.
BACA JUGA:
Impian Jadi Kenyataan, 6 Mahasiswa Universitas Ma Chung Transfer Kredit ke Taiwan
“Jenjanganya 1 sampai 9. S1 setara dengan level 6, •S2 setara level 8. Semakin tinggi levelnya semakin tinggi tuntutannya kompetensi kerjanyanya. Ada 4 indikator yang dapat dilihat pada level 6 atau level sarjana. Level 8 tentu tuntutannya lebih tinggi dari itu,”
Indikator pertama, lanjut Rektor, lulusan sarjana harus menguasai konsep dalam bidang ilmu. Indikator kedua, sarjana mampu mengaplikasikan keilmuan telah dipelajari, lewat MBKM maupun pendidikan di UMC semua dilakukan.
Ketiga, mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi ilmiah. Keempat, bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri maupun pekerjaan yang diberi kepadanya. “Tanggung jawab adalah nilai yang mendasari pembelajaran di UMC. Saya menekankan bertanggung jawab agar sarjana dan magister yang baru dikukuhkan agar terus bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain tanggung jawab Universitas Ma Chung ingin menunjukkan 12 nilai Ma Chung yang diterapkan. Dalam nilai tersebut keunggulan yang dimiliki oleh universitas tetap relevan dan berlaku untuk semua mahasiswa yang ingin meraih kesuksesan di masa depan.
Terdapat beberapa wisudawan berprestasi dalam prosesi wisuda ke-13, antara lain lulusan terbaik atas nama Agnes Monica. IPK tertinggi diraih Gabriella Christie Alexandra, IPK tertinggi juga diraih Nathasya Marshella.
Kemudian, nilai TOEIC tertinggi Universitas Ma Chung diraih Alexsandrina Nicholeiska Dias. Mahasiswa peraih poin keaktifan tertinggi bernama Angela Margaretha. Nilai HSK tertinggi HSK Non PPBM diraih Jashen Raguel Honggo. Kemudian terakhir nilai HSK tertinggi HSK PPBM diperoleh Nathasya Marshella. [dan/suf]






