Jember (beritajatim.com) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bekerjasama dengan PT. Astra Internasional membantu petani kopi di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, dari sisi teknis penanaman kopi, penguatan kelembagaan hingga pemasaran.
“Universitas Jember tidak mau menjadi menara gading, berjarak dengan masyarakat,” kata Ketua LP2M Yuli Witono, sebagaimana dilansir Humas Unej, Rabu (30/6/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”unej”]
Petani kopi Raung-Ijen menjadi perhatian karena persoalan pasar. Unej ingin menghubungkan petani dengan pembeli secara langsung sehingga petani mendapatkan harga yang adil. Kuncinya adalah pada kerjasama pentaheliks, yang melibatkan pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media massa. Kolaborasi ini membantu menjaga asa petani kopi di Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso, untuk bisa mengekspor kopi Raung-Ijen.
Yuli berjanji Universitas Jember akan konsisten membantu petani kopi di Bondowoso. Apalagi penelitian kopi sudah masuk dalam Rencana Induk Penelitian (RIP) LP2M. Pendampingan sudah berjalan bukan hanya melalui kerjasama dengan PT. Astra Internasional. Melalui program KKN dan pengabdian kepada masyarakat oleh para dosen, Unej melakukan pendampingan. “Apalagi kami sudah membuka kampus di Bondowoso,” katanya.
Pendampingan oleh LP2M Universitas Jember selanjutnya akan berfokus pada pemasaran kopi petani Bondowoso dan penguatan kelembagaan badan usaha milik desa. Pertemuan bisnis dengan para pembeli potensial difasilitasi oleh Universitas Jember, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dan PT. Astra Internasional. [wir/suf]






