Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) mewisuda 870 orang mahasiswa. Angka tersebut terdiri atas lulusan program sarjana dari 10 fakultas dengan 22 program studi, program profesi dokter, program magister dengan 9 program studi dan program doktor.
Saat rapat terbuka senat wisuda periode ke-70 tahun 2023, Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., memberikan tiga pesan penting kepada wisudawan. Pertama, dia menghimbau agar lulusan menjadi pribadi yang adaptable, bahwa perubahan lingkungan saat ini terjadi cepat.
“Memang, perubahan tidak selalu membawa kita kepada keadaan lebih baik, tetapi kami yakin saudara sepakat bahwa untuk menjadi lebih baik, sikap, perilaku, dan pola pikir kita harus berubah dan adaptif terhadap kondisi yang ada. Ketika berkarya, saudara dituntut adaptif dengan berbagai perubahan,” ujarnya saat prosesi wisuda di gedung bundar Unisma, Kamis (15/6/2023).
Kedua diharapkan agar lulusan menjadi kreatif, karena kreativitas menghadirkan ide orisinal. Hal itu menjadi salah satu penentu keberhasilan ketika diamanahi menjadi seorang pemimpin. Pemimpin yang baik harus jujur, Ikhlas, mampu bekerja keras, cerdas, tuntas, bertanggung jawab.
“Seorang pemimpin hendaknya berinovasi tanpa henti dan menorehkan legacy atau tinggalan yang menyenangkan banyak orang. Jangan lupa juga mengubah mindset lingkungan dan suka keluar dari zona nyaman. Jangan jadi pengikut perubahan, apalagi penonton dan penentang perubahan,” ujar Prof Maskuri.
Pesan ketiga agar lulusan pandai berterima kasih, karena dalam kesuksesan dalam studi, banyak orang yang terlibat. “Saudara adalah kebanggaan mereka. Kesuksesan Saudara merupakan harapan mereka. Mereka tidak mengharapkan balasan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Maskuri memaparkan bahwa lulusan Unisma hingga kini lebih dari 52.870 orang. Mereka telah berkiprah dengan berbagai peran, di gelanggang nasional maupun internasional. Kebanggaan Unisma adalah alumni yang mampu merawat jagat, membangun dan mengembangkan budaya dan peradaban.
“Tetap santun, egaliter, populis, menebarkan manfaat sehingga menjadi kebanggaan umat dan bukan menjadi benalu dalam lingkungan sekitar. Para alumni sekarang adalah generasi milenial era digital, dengan semua karakteristik uniknya, karena model pembelajaran telah disesuaikan dengan zamannya,” sambung Rektor.
BACA JUGA:
Unisma, katanya, bertekad menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki multi kompetensi, integritas keilmuan yang unggul, dan moralitas yang kokoh. Dalam mewujudkan tekad tersebut, setiap program studi memadukan dua dimensi pembinaan yaitu ilmu pengetahuan dan teknologi, serta Islam Rahmatan Lil’alamien berhaluan Ahlussunnah Wal Jama’ah.
“Termasuk muatan entrepreneur dan pengembangan potensi bakat-minat mahasiswa yang dikembangkan secara entertain, untuk menyiapkan lulusan unggul-berdaya saing.
Sebagai bentuk aksi nyata, Unisma dalam mengelola pendidikan berorientasi pada pengembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi modern,” jelas Maskuri. [dan/but]






