Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) memberangkatan 12 pegawai untuk ibadah haji. Pegawai yang berangkat terdiri atas dosen dan tendik di Unisma.
“Total secara keseluruhan sebenarnya lebih dari 12, karena ada yang membawa istri atau suaminya. Kurang lebih mungkin sekitar 20 orang keseluruhan,” kata Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si selaku Rektor Unisma saat pelepasan jamaah calon haji, Selasa (13/6/2023).
Prof Maskuri berpesan kepada para calon haji agar menata hati dan diniatkan beribadah kepada Allah SWT. Dia menghimbau agar mengoptimalkan pelaksanaan ibadah haji di Mekkah maupun Madinah.
“Jangan lupa untuk memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap para jamaah. Doakan diri dan keluarganya, doakan juga unisma dan seluruh civitas akademika Unisma. Agar Unisma bisa jaya maju dan berkembang pada tingkat internasional,” ungkap Rektor.
Kedua belas jamaah calon haji, antara lain Prof.Dr.Drs. Yaqub Cikusin, S.H., M.,Si selaku Ketua Pengurus Yayasan, Rektor Unisma, Prof.Dr.Ir. Nurhidayati, M.P. selaku dekan Fakultas Pertanian, Sulasiyah Amini, S.H., Sp.N, MH., dosen Fakultas Hukum.
dr. Yeni Amalia, M.Biomed. Dosen Fakultas Kedokteran, dr.Hj. Erna Sulistyowati, Ph.D, selaku WD1 Fakultas Kedokteran, dr. H. R. Muh. Hardadi Airlangga, Sp.PD selaku dosen Fakultas Kedokteran.

Kemudian ada Sulton Sholehuddin, SE., MM dan Drs.EC. Muhammad Mansur, M.Si dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Drs. H. Abd. Jalil, M.Pdl., Dosen dari Fakultas Agama Islam, Suwarno selaku Staf Perpustakaan, dan Ahmad Rizki Alima Fabri yang merupakan pegawai di aboran Lab. PHC.
Civitas Akademika Unisma itu, kata Rektor, masing-masing mendapat uang sangu dari Unisma. Tak hanya memberangkatkan haji, Unisma secara rutin juga mengumrohkan para civitas akademikanya.
BACA JUGA:
Angkat Bacaan Sastra SMA, Mahasiswi S2 Unisma Lulus Cumlaude
“Tiap tahun kami juga pasti mengibadah kurbankan dosen dan karyawan berupa hewan sapi. Hewan kurban itu diatasnamakan civitas akademika Unisma. Tujuannya untuk mengembangkan sikap sosial dan spiritualitas bagi civitas Unisma sehingga antara rasio dan hati bisa selaras,” tegasnya.
Dalam setahun yang pasti adalah umroh, Yayasan Unisma mengirim sekitar 15 orang dosen karyawan, 10 orang dari Rumah Sakit Islam Unisma, sehingga total sekitar 25 orang. “Kalau berangkat hampir 80 sampai 85 orang. Inilah yang membawa berkah bagi keluarga besar Unisma,” pungkas Rektor. [dan/but]






