Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengukuhkan komitmennya dalam pemerataan akses pendidikan tinggi dengan mengalokasikan beasiswa senilai Rp10 miliar bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025.
Dana beasiswa yang mencapai miliaran rupiah ini diharapkan dapat memotivasi ribuan mahasiswa baru untuk berprestasi dan melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah ekonomi.
Rektor UM Surabaya, Mundakir menegaskan, program ini adalah wujud keberpihakan kampus terhadap generasi muda. Pihaknya ingin melahirkan generasi unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Beasiswa ini adalah komitmen UM Surabaya agar tidak ada alasan bagi anak bangsa untuk berhenti mengejar pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujar Mundakir, Kamis (18/9/2025).
Total anggaran Rp10 miliar tersebut disalurkan melalui berbagai skema, mulai dari beasiswa prestasi, beasiswa berbasis kebutuhan, hingga beasiswa khusus bagi kelompok tertentu. Skema beasiswa yang tersedia meliputi:
– Beasiswa KIP-K Kuliah
– Beasiswa Difabel
– Beasiswa Alumni Sekolah Muhammadiyah
– Beasiswa Kader
– Beasiswa Dhuafa
– Beasiswa Tahfidz Non-FK
– Beasiswa Tahfidz FK
– Beasiswa Warga Sekitar Kampus
– Beasiswa Baznas
– Beasiswa Atlet
– Beasiswa Ma’had
– Beasiswa Mahasiswa Asing
– Beasiswa PK UTM
Penyaluran beasiswa ini dilakukan secara simbolis pada Mastama, Ordik, dan Expo UKM (MOX). Ini menandai dimulainya tahun akademik 2025, sekaligus menunjukkan upaya nyata UM Surabaya dalam mendukung mobilitas sosial melalui jalur pendidikan. [ipl/beq]






