Gresik (beritajatim.com) – Saat musim hujan warga diharap berhati-hati. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan ada beberapa hewan melata seperti ular masuk ke rumah warga. Seperti yang dialami Wandi warga Jalan Lamongan Perum Gresik Kota Baru (GKB).
Pemilik rumah ini kaget tiba-tiba melihat ular piton berukuran besar dengan panjang empat meter berada di bawah meja teras rumah.
Melihat ular sedang mencari mangsa, Wandi langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik.
Kepala Damkarla Gresik AH.Sinaga menuturkan, ular diketahui warga masuk kedalam teras rumah. Diperkirakan ular berasal dari gorong-gorong saat hujan.
“Ada delapan petugas Damkarla Gresik mengevakuasi ular piton. Ular tersebut kemudian berjalan ke arah depan rumah. Kondisi gerimis petugas langsung memegang bagian kepala ular lalu dimasukkan kedalam karung,” tuturnya, Selasa (1/11/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Ia menambahkan, butuh waktu setengah jam untuk mengevakuasi ular piton sepanjang empat meter. Pemilik rumah bisa bernafas lega usai ular tersebut bisa dievakuasi oleh anggotanya.
“Sudah lega karena ularnya dievakuasi lalu. Saya sempat kuatir saja karena masuk rumah,” imbuhnya.
Kasus ular masuk rumah warga kesekian kalinya terjadi di Gresik. Sebagian besar terjadi di saat musim hujan. Banyak ular bermunculan mencari mangsa.
Terkait dengan itu, AH.Sinaga menghimbau kepada warga agar berhati-hati. Bila menemukan ular segera menghubungi pihak Damkarla Gresik.
“Bila menemukan ular jangan dipukul karena bisa menyerang. Lebih baik dilokalisir dulu biar petugas kami yang melakukan evakuasi,” pungkasnya. [dny/but]






