Gresik (beritajatim.com) – Munculnya ular piton sepanjang 4 meter membuat geger Perum Grand Sungkono Gresik. Warga pun langsung melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik.
Keberadaan ular itu, bermula ada seorang warga yang sedang membuang sampah di dekat rumahnya. Saat akan melempar bungkusan sampah. Tiba-tiba ular piton muncul diantara tumpukan sampah. Kuatir terjadi apa-apa dan masuk ke rumah warga. Adanya ular piton tersebut langsung dilaporkan ke petugas Damkarla Gresik.
Kepala Dinas Damkarla Gresik Agustin Holomoan Sinaga menuturkan, begitu mendapat laporan anggotanya langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Memang ularnya cukup besar sehingga membuat masyarakat cemas. “Beruntung masih ditumpukan sampah, belum sampai masuk rumah warga,” tuturnya, Rabu (11/10/2023).
Untuk mengevakuasi ular itu, ada 7 petugas mengamankan ular piton berwarna hijau itu. Ular tersebut sempat sembunyi di tumpukan sampah saat akan dilakukan evakuasi. Namun, berkat keahlian petugas ular pun berhasil dievakuasi.
“Petugas tetap menggunakan peralatan safety. Tidak menggunakan tangan kosong tapi menggunakan dua tongkat penjepit untuk mengamankan ular piton yang dikuatirkan masuk ke rumah warga,” tandasnya.
Dirinya juga menghimbau kepada warga agar tak perlu kuatir bila menemukan ular piton atau binatang melata lainnya. “Tak perlu kuatir cukup dilokalisir aja. Tapi kalau merasa takut silahkan melapor ke kami. Anggotanya yang bertugas segera meluncur ke lokasi,” pungkas Sinaga. [dny/kun]
BACA JUGA: Ular Nangkring di Atap Rumah Warga Jombang, Evakuasi Berlangsung Dramatis






