Surabaya (beritajatim.com) – Warga Kelurahan Gading, Kota Surabaya, digemparkan oleh penemuan seekor ular piton berukuran raksasa yang bersarang di bawah tumpukan kayu di sebuah lahan gudang milik Pak Harto, pada Minggu (8/2/2026).
Ular berukuran raksasa dengan panjang 5,5 meter dan berdiameter 10 sentimeter itu pertama kali terlihat oleh seorang warga bernama Farida Suhartini, yang terkejut melihat tubuh besar sang reptil menggeliat di balik tumpukan kayu.
Sadar akan bahayanya, Farida Suhartini segera meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.
Menanggapi laporan tersebut, satu tim tempur dari Rayon 2 Tambak Rejo dikerahkan menuju lokasi. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, M. Rokhim, menyampaikan bahwa proses evakuasi membutuhkan tenaga ekstra karena tenaga piton sangat kuat.
“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan 1 unit tempur dari Rayon 2 Tambak Rejo,” ujar M. Rokhim, Minggu (8/2/2026).
M. Rokhim menjelaskan, sekitar delapan personel saat itu dikerahkan untuk berjibaku mengalahkan tenaga piton, hingga akhirnya penanganan ini berhasil diselesaikan pada pukul 10.30 WIB.
”Ular ini dipastikan spesies liar, namun kami belum mengetahui sudah berapa lama ia bersarang di sana,” kata Rokhim.
Setelah berhasil diamankan, ular piton dengan diameter tubuh 10 sentimeter tersebut rencananya akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut.
“Panjang ular piton ini sekitar 5,5 meter dan memiliki diameter tubuh sekitar 10 sentimeter. Setelah ini kami akan serahkan ke BKSDA,” ucapnya.
Sebagai penutup, Rokhim mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak menangani sendiri jika menemukan kejadian yang sama. Warga diminta segera menghubungi petugas melalui hotline 112 Call Centre Kedaruratan Kota Surabaya.
“Masyarakat dapat segera meminta bantuan petugas melalui Call Center 112 atau nomor layanan 081131112112 untuk mendapatkan penanganan darurat secara cepat dan tepat,” pungkasnya. [rma/aje]






