Banyuwangi (beritajatim.com) — Universitas Islam (UI) Cordoba Banyuwangi bakal menggelar konferensi internasional pada Rabu (11/2/2026).
UI Cordoba merupakan salah satu kampus baru di Banyuwangi yang memiliki visi global. Sebagai bagian dari Yayasan Pesantren Mabadiul Ihsan, kampus ini mengedepankan integrasi studi keislaman dengan kemajuan teknologi digital. Adapun fakultas yang tersedia antara lain Dakwah, Ekonomi dan Bisnis Islam, Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, serta Ushuluddin.
Akademisi dari lima negara dijadwalkan menjadi pembicara dalam dialog global mengenai pendidikan Islam, ekonomi syariah, dakwah humanistik berbasis Al-Qur’an, dan revolusi digital menuju masa depan berkelanjutan.
Rektor Universitas Islam Cordoba Banyuwangi, Prof. Agus Trihartono, Ph.D., menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan langkah strategis menuju internasionalisasi kampus.
“Konferensi ini bukan sekadar forum akademik, tetapi ruang kolaborasi dan diplomasi intelektual. Dari Banyuwangi, kami ingin membangun percakapan global yang produktif dan berdampak,” ujarnya.
Pembicara yang dijadwalkan antara lain Assoc. Prof. Dr. Mohd. Badrol bin Awang (Faculty of Law and International Relations, Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia) yang juga menjadi co-host penyelenggaraan konferensi internasional tersebut. Selain itu, hadir pula Hastowohadi, M.Pd. (Ph.D. candidate National Chung Cheng University, Taiwan), Moh. Faidol Juddi, S.I.Kom., M.I.Kom. (Ph.D. candidate University of Queensland, Australia), Hanifa Rahmawati, M.AppLing. (Co-Founder PLATFORM & awardee LPDP di Macquarie University, Australia), serta Dr. Nico Irawan, Ph.D. (Graduate School, Stamford International University, Thailand).
“Tema yang diangkat tahun ini adalah kontribusi generasi muda dalam penguatan pendidikan Islam, ketahanan ekonomi syariah, dakwah humanistik berbasis Al-Qur’an, serta pemanfaatan teknologi digital menuju masa depan berkelanjutan,” kata Agus.
Acara bertajuk “Cordoba Annual Conference 2026” ini diikuti oleh 61 presenter dari 19 institusi. Dari Indonesia, peserta berasal dari Aceh, Jakarta, Jawa Barat, serta Jawa Timur. “Kami ingin menandai langkah konkret UI Cordoba dalam membangun jejaring global dan kolaborasi riset lintas negara,” tegas Agus.
Konferensi ini merupakan kolaborasi bersama Universitas Negeri Jember dan Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA) Malaysia. Hal tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan UI Cordoba.
“Kami berharap dapat memperluas kerja sama akademik internasional, meningkatkan publikasi bersama, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan sosial, keagamaan, dan teknologi kontemporer,” pungkas Agus. [kun]







