Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Surabaya (Ubaya) membenarkan jika jasad yang ditemukan di dalam koper di jalur Pacet-Cangar adalah Angeline Nathania, mahasiswi Fakultas Hukum (FH) Ubaya semester 6.
Pun dengan keluarga korban, mereka juga telah mengkonfirmasi jika jasad tersebut merupakan Angeline, yang sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak Rabu, 3 Mei 2023.
Kini, Ubaya sendiri telah menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian. FH Ubaya melalui Lembaga Biro Bantuan Hukum (LBH) juga siap mendampingi keluarga korban.
“Kami jajaran Fakultas Hukum Ubaya beserta segenap keluarga besar Ubaya menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian,” ujar Dekan FH Ubaya Dr Yoan Nursari Simanjuntak, Kamis (8/6/2023).
Baca Juga: Mayat dalam Koper di Jalur Pacet-Cangar Mojokerto Diduga Mahasiswi Ubaya yang Hilang
Dr Yoan menceritakan, bahwa selama di kampus, Ageline dikenal baik oleh teman-temannya. Selama proses belajar di Fakultas Hukum, Angeline juga tidak pernah terlihat adanya kendala bersosialisasi dengan teman-teman maupun dosen.
“Kami tentunya sangat berduka atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan,” tutur Dr Yoan.
Ia menambahkan, bahwa doa dan dukungan kepada keluarga korban juga terus mengalir dari para mahasiswa, dosen dan alumni Ubaya.
“Kesedihan yang mendalam atas kepergian Angeline Nathania yang dirasakan teman-temannya, membuat mereka secara sukarela menggalang dana dukacita. Semoga segenap keluarga dikuatkan atas berpulangnya Angeline Nathania,” tambahnya. [ipl/ted]
Baca Juga: Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta Korban Jadi Alasan Pelaku Bunuh Mahasiswi di Surabaya






