Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 11 tim dari Universitas Brawijaya (UB) berhasil meraih belasan penghargaan dari berbagai kategori. Penghargaan tersebut menguatkan UB sebagai juara umum dalam ajang Mandalika Essay Competition 2023 yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/3/2023) hingga Selasa (7/3/2023).
Tim yang meraih juara umum merupakan kolaborasi antar fakultas meliputi Fakultas Peternakan (Fapet), Fakultas Ilmu Komunikasi (Filkom), Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Fakultas Pertanian (FP) dan Fakultas Teknik (FT). Perwakilan dari UB Malang sukses mengalahkan 30 universitas lebih dari seluruh Indonesia.
Aurega Puspa Anugrailah, ketua tim SMARTEDFARM yang meraih medali silver menjelaskan bahwa tim dari UB yang meraih medali emas pada kategori essay dan poster diraih oleh tim Afreezon (esai) sub tema pertanian peternakan dan pangan dan juga tim Eka (poster) dengan subtema hukum dan ekonomi.
BACA JUGA:
UB Malang Target 1.000 Desa di Jatim untuk Program MMD
“Dan dari keseluruhan total poin yang didapat, tim dari Universitas Brawijaya mendapatkan juara umum. Jadi mandalika essay competition adalah lomba yang diselenggarakan oleh lembaga Prisma Nusantara. Memiliki 6 subtema yaitu pariwisata, hukum dan ekonomi, pertanian peternakan dan pangan, teknologi, sosial budaya, dan lingkungan yang dilombakan itu ada 2 kategori, yaitu poster dan esai,” kata mahasiswa jurusan peternakan angkatan 2021 itu, Selasa (7/3/2023).
Timnya mengusung SMARTEDFARM atau Smart Integrated Farm Aplikasi E-commers Penjualan Kambing Dengan Konsep Agrokompleks Terintegrasi. Timnya membuat konsep penjualan kambing agrokompleks terintegrasi. Karya esai tersebut mendapat ganjaran silver medal
BACA JUGA:
UB Malang Kembangkan Kecerdasan Buatan
Senada dengan itu, Ketua Tim Afreezon Naufal merasa sangat bersyukur atas pencapaiannya. Dia pun berterima kasih pada semua pihak yang sudah mendukung selama proses persiapan sampai hari pelaksanaan kompetisi. Naufal meraih gold medal pada kategori esai.
Dia menuliskan karya berjudul pemanfaatan limbah roti sebagai antiseptik dengan penambahan ekstrak daun teh sebagai solusi pencegahan mastitis subklinis di peternak sapi perah Pujon Malang.
“Saya ucapkan selamat kepada semua peserta yang sudah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Prestasi ini sebagai bukti dari keunggulan Universitas Brawijaya untuk menghasilkan mahasiswa yang memiliki ide-ide brilian dan memiliki kemampuan mengembangkan ide tersebut menjadi karya nyata,” kata Nauval. [dan/suf]






