Lamongan (beritajatim.com) – Ratusan pelajar SD sederajat saling unjuk kemampuan olah bola, dalam turnamen sepakbola pelajar yang diselenggarakan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Lamongan, di Lapangan Gajah Mada, Selasa (20/5/2025).
Ketua Askab PSSI Lamongan, Edy Yunan Achmadi, mengatakan turnamen yang berlangsung selama 3 hari ke depan ini digelar untuk menjaring bibit-bibit muda potensial di dunia sepak bola, serta sebagai sarana edukasi sejak usia dini.
“Hari ini kita menyelenggarakan kegiatan turnamen sepak bola pelajar antar lembaga pendidikan dasar atau SD/MI sederajat, maupun perwakilan dari korwil. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Dinas Pendidikan Lamongan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Askab PSSI sebagai operator pertandingan,” kata Yunan.
Yunan menambahkan, turnamen ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam pembinaan sepak bola berjenjang, mulai dari mendata bakat-bakat muda, kemudian dilanjutkan dengan pemantauan secara berkelanjutan.
“Kami berharap, sejak dini kita sudah bisa memantau pemain-pemain muda berbakat yang nantinya bisa melanjutkan ke SSB atau klub, sehingga proses pembinaan berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya.
Yunan menegaskan, turnamen ini bukan hanya soal mencari juara, namun juga sebagai ajang pembinaan, edukasi, dan pembentukan karakter pemain muda.
Para pemain muda dikenalkan mengenai aturan-aturan dasar dalam sepakbola, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, fair play dan kebersamaan.
“Anak-anak ini perlu dikenalkan pada nilai-nilai dalam sepak bola. Melalui turnamen ini, mereka belajar tentang sportivitas, fair play, dan kebersamaan. Sepak bola itu adalah keluarga. Lawan hanya saat bertanding, setelahnya kita tetap satu keluarga,” ucap Yunan. [fak/aje]






