Jombang (beritajatim.com) – Seorang tukang tambal ban bernama Matadi (53), warga Desa Palrejo Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak median jalan di Jl Raya Miagan Kecamatan Mojoagung, Jumat (29/12/2023).
Korban mengalami kecelakaan tunggal setelah tidak bisa menguasai kemudi. Korban menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang. Sedangkan sepeda motornya mengalami rusak parah.
Saksi mata di lokasi kejadian, Syaiful (46), warga setempat menjelaskan, korban sehari-hari membuka jasa tambal ban di wilayah Kabupaten Mojokerto. Ketika jasa tambal ban tutup, dia pulang ke rumahnya di Desa Palrejo.
Begitu juga pada Jumat pagi. Matadi dalam perjalanan dari Mojokerto menuju rumahnya. Awalnya, perjalanan Matadi aman-aman saja. Bahkan tidak sampai 3 Km sudah sampai di rumahnya. Namun mendekati lokasi kejadian, Matadi kurang konsentrasi.
Dia tidak bisa menguasai kemudi sepeda motor Honda S-2659-OCK yang dikendarainya. Kendaraan tersebut melaju kencang dari timur ke barat dan menghantam media jalan. Bukan hanya itu, sepeda motor juga menghantam patok yang ada di media jalan itu.
“Sangat kencang. Pemotor itu kemudian terkapar di jalan. Warga langsung memberikan pertolongan. Kemudian petugas datang. Satu unit ambulans juga ke lokasi. Korban dievakusi ke rumah sakit,” kata Syaiful.
Kepala Unit Gakkum (Penagakan Hukum) Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Pihaknya sudah turun ke lokasi guna melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Korban meninggal di RSUD Jombang,” pungkas Anang. [suf]






