Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa telah merotasi tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (30/1/2026) lalu.
Sebanyak tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dirotasi adalah M. Yasin sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim, Nurkholis sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim, Dydik Rudy Prasetya sebagai Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jatim.
Kemudian, Imam Hidayat sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Jatim, Sufi Agustini sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jatim.
Selain itu, Tri Wahyu Liswati sebagai Kepala Bakorwil Bojonegoro dan Agung Subagyo sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim.
Pelantikan pada pekan lalu itu masih menyisakan tujuh jabatan yang masing kosong. Yakni, dua jabatan Staf Ahli, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jatim, Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim, Kepala Bappeda Provinsi Jatim, Asisten III Administrasi Umum Sekdaprov Jatim, dan Kepala Bakorwil Pamekasan.
“Total tujuh jabatan masih kosong. Nanti lihat perkembangan selanjutnya ke depan untuk diisi jabatan-jabatan itu. Apakah melalui uji kompetensi (ukom) atau lewat seleksi terbuka (open bidding) dengan membentuk Pansel. Kalau lewat seleksi terbuka (selter), berarti diambil dari pejabat eselon III dan tetap memperhatikan manajemen talentanya,” kata Kepala BKD Jatim, Indah Wahyuni kepada beritajatim.com, Senin (2/2/2026).
Untuk mengisi kekosongan pejabat di tujuh posisi jabatan pimpinan tinggi pratama itu, gubernur telah menunjuk seorang Plt. Kepala Dinas Pertanian Jatim Heru Suseno sebagai Plt Kadisbun, Kepala DP3AK Sufi Agustini merangkap Plt Kepala Bakorwil Pamekasan, Kepala BPKAD Jatim M Yasin sebagai Plt Kepala Bappeda Jatim.
Kemudian, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PRKPCK) Jatim I Nyoman Gunadi sebagai Plt Kadis PU SDA Jatim, Fungsional Widyaiswara Utama KH Akhmad Jazuli sebagai Plt Asisten III Administrasi Umum Sekdaprov Jatim.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Khofifah menekankan, agar pejabat yang dirotasi dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jawa Timur.
Khofifah menegaskan rotasi pekan lalu menjadi yang pertama dimana Pemprov Jatim menggunakan Talent DNA. Pihaknya memastikan pemanfaataan Talent DNA semakin melengkapi merit system yang diberlakukan di lingkungan Pemprov Jatim.
“Ini pertama kali kita gunakan mapping Talent DNA, yang kemudian dikuatkan dengan uji kompetensi oleh tim pansel. Sehingga, kita harap pejabat yang dilantik bisa maksimal menjalankan tugas,” tegasnya.
Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama yang dilaksanakan saat ini menggunakan Talent DNA, Merit Sistem serta proses Uji Kompetensi yang melibatkan banyak para tokoh dan pakar. [tok/beq]






