Tuban (beritajatim.com) – Gebyar Polisi Cilik (Polcil) tahun 2024 Polda Jawa Timur yang digelar di Lapangan Tennis Indoor Tuban dengan diikuti 10 Polres perwakilan lainnya berakhir meriah.
Ratusan Polcil ini tampil menawan, bak layaknya Polisi beneran yang mensosialisasikan tentang lalu lintas, mereka juga memamerkan kekompakan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Selain itu, mereka juga menunjukkan keindahan PBB yang diberikan nuansa variasi sehingga membuat nuansa semakin seru dan meriah.
Menurut Kapolres Tuban AKBP Suryono bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh Polres Rayon V dan Rayon II Polda Jatim wilayah Pantura dan Mataraman yang diikuti oleh 10 Polres. “Tujuannya untuk memupuk jiwa kedisiplinan adik-adik polcil, ketertiban dan loyalitas agar ke depan menjadi pelopor,” tutur AKBP Suryono.
Dari 10 Polres tersebut total ada 310 peserta masing-masing dari perwakilan Polres Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Ngawi, Magetan, Madiun, Madiun Kota, Pacitan, Ponorogo dan Nganjuk. “Kami berharap mereka ketika sudah dewasa dapat menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di jalan,” terang Suryono.
Tak hanya itu, Suryono berharap mereka sejak dini mulai dibina untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas sehingga bisa menularkan kepada teman sebayanya di sekolah dan lingkungannya. “Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya, dulu di Polda untuk pelaksanaannya sekarang dibagi setiap Rayon dan kebetulan Tuban menjadi tuan rumahnya,” ujar pria asli Bojonegoro itu.
Dari 10 Polres tersebut nantinya akan dinilai oleh Dewan juri yang langsung dari Polda Jatim dan akan diambil 2 terbaik untuk dikirim ke tingkat Polda.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Ayip Rizal menyampaikan, bahwa dalam Gebyar Polcil ini yang terpenting untuk mencetak para polisi cilik sebagai pelopor keselamatan lalu lintas. “Tujuannya itu, sehingga di jiwa mereka akan tertanam tertib berlalu lintas sejak dini, sedangkan untuk kriteria penilaiannya meliputi gerakan, 12 gerakan lalu lintas, ketepatan waktu dan kostum,” tutup Kasat Lantas. [ayu/kun]






