Lamongan (beritajatim.com) – Sebuah truk mogok bermuatan bahan gula diseruduk oleh truk lain dari belakang, di Jalan Babat-Jombang, tepatnya di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Nahas, satu orang meninggal dunia dalam insiden ini.
Kejadian ini bermula saat truk jenis colt diesel bernopol S 9423 HG melaju dari arah utara ke selatan atau dari arah Babat. Truk ini disopiri oleh Hadi Nursoleh (29) dan temannya M Ridwan (28), yang sama-sama berasal dari Desa Prunggahan Kulon Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban.
“Kondisi jalan yang ada di lokasi kejadian menanjak,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Anang Purwo Widodo saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (12/12/2021).

Di saat yang sama, menurut Anang, ada dump truk tronton dengan nopol L 8602 UJ yang sedang mogok tepat di tanjakan. Lantaran diduga pengemudi kurang konsentrasi, akhirnya truk colt diesel langsung menabrak bagian belakang dump truk yang dikemudikan Dwi Cahyono (42), warga Bogeman Wetan Kecamatan Panjang Kabupaten Magelang Jawa Tengah.
“Diduga berkemudi tidak dalam konsentrasi, sehingga sopir truk colt diesel menabrak bagian belakang dump truk tronton yang mogok. Karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar, akhirnya terjadi tabrakan,” terangnya.

Akibat tabrakan keras ini, Anang menuturkan, M Ridwan yang menjadi penumpang truk colt diesel mengalami luka serius dan meninggal dunia di TKP (Tempat kejadian perkara). Selain itu, kedua truk juga mengalami kerusakan.
“Korban atas nama Ridwan mengalami luka cedera kepala dan meninggal dunia di TKP. Kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 15 juta,” jelas Anang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Atas insiden ini, Anang mengungkapkan, polisi telah mengevakuasi korban meninggal dunia ke RSUD Ngimbang dan meminta keterangan saksi, kedua sopir truk, dan warga setempat.
Lebih lanjut, kedua truk ini pun telah berhasil dievakuasi ke pinggir jalan oleh polisi agar tidak menimbulkan kemacetan. “Kami masih meminta keterangan kedua sopir di Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan,” pungkasnya.[riq/but]






