Ngawi (beritajatim.com) – Truk muatan garam yang tertabrak KA Argo Semeru relasi Surabaya-Jakarta di perlintasan sebidang KA tanpa palang pintu Jalan Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (07/09/2024) pukul 11.30 WIB menelan korban jiwa.
Sudiyono (62) pengemudi (sebelumnya ditulis kernet), warga Desa Bumimulyo Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Jawa Tengah meninggal dunia usai dirawat selama 1,5 jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soeroto Ngawi.
“Korban atas nama Sudiyono meninggal dunia, usai dirawat sekitar 1,5 jam di RSUD dr Soeroto Ngawi. Saat ini jenazah berada di Instalasi Forensik dan Medikolegal RSUD dr Soeroto. Masih menunggu pihak keluarga untuk datang ke Ngawi,” terang AKP Dandung Setiawan, Kapolsek Geneng.
“Luka di kepala, dada ya. Awalnya sadar kemudian lama-lama kesadaran menurun sampai akhirnya meninggal dunia,” lanjutnya.
Sementara, Dardi (52) warga Desa Lengkong Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, masih menjalani perawatan di IGD RSUD dr Soeroto Ngawi. “Satu korban masih menjalani perawatan,” lanjutnya.
Kemudian, untuk bangkai truk masih berada di lokasi kejadian, yakni di area persawahan dekst rel KA tersebut. “Sementara kami fokus pada penanganan korban. Kemudian, untuk barang bukti truk akan kami upayakan untuk evakuasi nanti ya,” lanjut Dandun.
Sebagai informasi, truk garam Isuzu NHR 55 dengan Plat Nomer B 9524 AD menemper KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng-Jakarta Gambir di Perlintasan sebidang KA tanpa palang pintu di Jalan Desa Keraswetan, Geneng, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (07/09/2024).
Truk gagal lolos saat menerobos perlintasan, usai KA Logawa berjalan dari arah Jakarta ke arah Surabaya, ternyata KA Argo Semeru melintas dari arah Surabaya ke Jakarta. Akhirnya, bagian belakang truk tertabrak sampai muatan garam ambyar dan badan bagian belakang truk rusak berat.
Kejadian ini masih dalam penanganan Polsek Geneng Ngawi. [fiq/ian]






