Bangkalan (beritajatim.com) – Bus TransJatim Koridor V yang baru beroperasi selama enam hari di Kabupaten Bangkalan mengalami insiden tidak terduga. Bus yang dikenal dengan nama Cakraningrat ini diduga dilempari batu oleh orang tidak dikenal saat melintas menuju Jembatan Suramadu pada Senin (7/10/2024) sekitar pukul 07.43 WIB. Aksi pelemparan ini terekam CCTV yang terpasang di dalam bus.
Dalam rekaman tersebut, terlihat kaca bus tiba-tiba retak ketika bus melaju di lajur kiri. Kejadian itu memicu kepanikan di antara penumpang. Supir bus segera menepi untuk memeriksa kondisi kendaraan. Setelah memastikan situasi aman, perjalanan dilanjutkan, meski pelaku dan penyebab insiden masih belum diketahui.
Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie, menanggapi insiden tersebut dengan rasa prihatin. Menurutnya, tindakan seperti ini dapat mencoreng citra Kabupaten Bangkalan, terutama karena Bus TransJatim merupakan sarana penting bagi pergerakan ekonomi di wilayah tersebut.
“Dukungan warga Bangkalan untuk menjaga kondusifitas sangat kami harapkan, termasuk menjaga bus TransJatim sebagai penunjang pergerakan ekonomi,” ujar Arief.
Ia juga menghimbau agar pelaku segera menyerahkan diri dan tidak mengulangi perbuatannya, demi menjaga keamanan dan citra positif Bangkalan.
Di sisi lain, KBO Satlantas Polres Bangkalan, Iptu Wiwit Heru, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi dari Dinas Perhubungan terkait insiden tersebut. Namun, ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menangani kejadian ini.
Hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Perhubungan Bangkalan, Ahmad Roniyun Hamid, belum memberikan tanggapan resmi terkait peristiwa tersebut. [sar/beq]






