Malang (beritajatim.com) – Dalam era digitalisasi, anak muda seolah tak pernah berhenti berinovasi seperti Traco. Usaha rintisan atau yang akrab dikenal startup ini seolah tak pernah mati.
Salah satunya, yakni Tracco, yang merupakan aplikasi yang bergerak di bidang sustainabilitas yang menyediakan banyak opsi seperti fitur tracking emisi karbon, menjual produk ramah lingkungan, paket carbon offsetting, dan layanan waste management hanya dalam satu platform.
“Aplikasi Tracco mulai dibuat pada bulan Juli 2022 di program Apple Developer Academy dan mulai dibentuk menjadi startup pada bulan Maret 2023 di program Apple Developer Academy 2nd year Catalyst program.,” kata CEO Tracco, Mirta Khairunnisa.
Sebagai bentuk pengembangan bisnis, Tracco mengikuti sederet kegiatan. Antara lain, Apple Developer Academy 2nd year Catalyst program, Hatch! 1000 Startup Digital, dan DSLaunchECO.
“Kemudian Tracco juga aktif untuk ikut serta dalam aksi Global Climate Strike 2023 September bersama dengan berbagai komunitas seperti Kpop4Planet, Extinction Rebellion, Enter Nusantara, Greenpeace, dan berbagai komunitas hijau lainnya,” papar dia.
Selain itu, Tracco juga mengikuti beberapa inkubator untuk melakukan validasi startup. Seperti Skystar Ventures Pitching Competition, New Energy Nexus Hackathon, Antler, Nexspace Pitch Deck Competition, dan IdenTIK by Kominfo.
“Pada bulan Oktober, Tracco akan berkolaborasi dengan komunitas Collective Mind untuk merencanakan kegiatan menanam pohon mangrove di Jakarta,” kata dia.
Saat ini, kata dia, jumlah tim Tracco adalah enam orang, yang terdiri dari CEO Mirta Khairunnisa, COO Michael Wijaya, CTO Michael Ricky, CMO Fannisa Rahmah, VP Product Julyo dan VP Engineering Ramadhan Kalih Sewu.
Baca Juga:
Villa Omah Londo Tawarkan Menu Baru dan Suasana Rooftop yang Instagramable
Mereka akan fokus untuk menambah fitur waste di aplikasi Tracco yang berfungsi untuk mempermudah user menentukan waste services yang sesuai dengan kebutuhan.
“Kami berharap, bisa mencapai 5000 user di Jabodetabek pada tahun pertama. kemudian, menjadi top Sustainable Aggregator pertama di Indonesia. Serta, membantu 100+ bisnis F&B dalam mengelola sustainable lifecycle,” papar dia.
Selain itu, dia juga berharap, startup yang meraih Juara 1 kategori Digital Start Up – IdenTIK Kominfo 2023 ini dapat memperluas bisnis ke B2B pada tahun 2024 dengan berkolaborasi bersama bisnis F&B untuk membantu sustainable lifecycle mereka dan dapat menyediakan layanan sustainability report untuk perusahaan dan universitas.
“Kemudian, dapat melakukan partnership bersama lebih banyak partner dan komunitas. Serta, dapat menginspirasi dan meningkatkan awareness kepada masyarakat Indonesia untuk mengambil tindakan menuju masa depan yang lebih sustainable,” tandas dia. (ted)
[berita-terkait number=”3″ tag=”showup”]
================
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






