Surabaya (beritajatim.com) – Insiden serangan tomcat yang menyerang Brandon van Dorn Jawato, atlet basket yang kini berlaga di SEA Games Kamboja, mengingatkan kita pada sejumlah peristiwa di Surabaya beberapa tahun silam.
Tahun 2012, tiba-tiba tersiar kabar serangan serangga Tomcat di pemukiman apartemen East Cost Laguna Pakuwon City. Serangga-serangga itu bahkan menyerang sekolah di Perguruan Al Muttaqien Jl Memet Sastrawirya Kompleks Perumahan Dinas TNI AL Kenjeran, Surabaya.
Dikabarkan, 21 murid positif terkena toksin tomcat. Serangan ini kemudian meluas hingga 13 kecamatan. Sumber di Dinas Kesehatan Kota Surabaya saat itu mengatakan kalau pasien yang terkena tomcat dirawat di 13 puskesmas kecamatan. Di antaranya Keputih, Kenjeran, Medokan Ayu, Mulyorejo, Pakis, dan lain-lain.
Baca Juga:
Brandon van Dorn Jawato Diserang Tomcat, Timnas Basket Putra Tetap Berlaga di SEA Games Kamboja
Lalu tahun 2014, tomcat dikabarkan menyerang penghuni Rusunawa Tanah Merah, Surabaya. Lalu 2023, ada kabar tomcat menyerang warga di Desa Kemuning, Sampang. “Kemungkinan kami diserang tomcat. Kalau malam banyak ditemui di sekitar lampu,” ungkap salah satu warga.
Diketahui, tomcat adalah serangga yang memiliki daya sengat cukup kuat dan bisa menyebabkan rasa sakit, bahkan bisa berbahaya jika seseorang alergi terhadap sengatan serangga.
Tomcat biasanya hidup di daerah tropis dan subur, seperti hutan dan tempat-tempat yang lembap. Mereka juga dikenal sebagai kumbang bombardir karena kemampuan mereka untuk melepaskan semburan gas beracun dari tubuh mereka sebagai bentuk pertahanan.
Baca Juga:
Tomcat Serang Warga Sampang, Kulit pun Melepuh
Tomcat, dikenal juga dengan sebutan Bombardier Beetle, sebenarnya bukan serangga asli Indonesia. Mereka tersebar luas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Namun, beberapa spesies tomcat mungkin lebih umum ditemukan di daerah-daerah tertentu, tergantung pada habitat dan kondisi lingkungan tempat mereka hidup. Di Indonesia, beberapa spesies tomcat yang ditemukan antara lain Brachinus sp., Pheropsophus sp., dan Stenaptinus jessoensis.
Di beberapa negara di Asia Tenggara, kasus tomcat juga banyak ditemukan. Termasuk di Kamboja, tempat gelaran SEA GAMES ke-32. Di Kamboja, spesies tomcat yang sering ditemui adalah Brachinus siamensis dan Pheropsophus jessoensis. (hdl)






