Ponorogo (beritajatim.com) – Peningkatan infrastruktur jalan, menjadi salah satu fokus dalam pemerintahan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil bupati Lisdyarita. Hingga kini, sudah 50 persen jalan rusak di Kabupaten Ponorogo diperbaiki.
Program perbaikan jalan itu, kata Wakil Bupati Lisdyarita akan dilanjut untuk tahun ini. Namun, masyarakat diminta untuk bersabar. Sebab, harus ada proses yang harus dilalui satu persatu, hingga jalan rusak itu akhirnya diperbaiki.
“Ada 50 persen jalan rusak yang sudah diperbaiki. Program pembangunan jalan akan berlanjut lagi tahun ini,” kata Wabup Lisdyarita usai meninjau jalan rusak yang sempat viral di Desa Baosan Kidul Kecamatan Ngrayun, ditulis Selasa (09/05/2023).
Jalan di Kecamatan Ngrayun yang rusak dan viral itu, merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Pacitan. Kerusakannya ada dibeberapa ruas titik jalan. Menjadi viral, karena ada inisiatif warga untuk memperbaiki jalan itu dengan dana pribadinya.
Lantas, perbaikan dengan batu-batuan kecil itu direkam dan diupload ke media sosial (medsos). Padahal jalan rusak itu, sudah menjadi target perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo. Perencanaan pekerjaan sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum muncul inisiatif seorang warga untuk memperbaiki tersebut.
“Kita sudah memprogramkan pembangunannya tahun ini, memang butuh proses yang harus dilalui,” katanya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/diiringi-reog-puluhan-bacaleg-pks-daftar-ke-kpu-ponorogo/
Bunda Rita sapaan akrab Wabup Lisdyarita mengungkapkan bahwa, berdasarkan informasi dari DPUPKP Ponorogo pelaksanaan rehabilitasi jalan di Baosan Kidul itu, akan segera ke tahapan lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Naik lelang itu, segera akan dilakukan, setelah finalisasi detail engineering design (DED) selesai. Dimana uang yang akan dianggarkan untuk rehabilitasi jalan itu senilai Rp 1,6 miliar.
“Akan segera naik lelang, sebab proses perencanaan sudah selesai,” katanya.
Perbaikan jalan yang akan dilaksanakan pada tahun ini, merupakan angin segar warga Kecamatan Ngrayun yang setiap hari melewati jalan tersebut. Pasalnya, selain rusak juga membahayakan bagi warga yang melewati jalan tersebut. Apalagi jika saat melewati itu sedang turun hujan. Sebab, saat hujan permukaan jalan menjadi berlumpur dan licin. Tentu membahayakan untuk pengemudi atau pengendara sepeda motor.
“Alhamdulillah, Pemkab Ponorogo sigap dalam menanganinya sehingga kami tidak harus menunggu lama. Inilah harapan warga supaya perbaikan jalan akan segera direalisasikan,” pungkasnya. (ADV/End)






