Surabaya (beritajatim.com) – Timnas Kanada tengah menghadapi tantangan berat untuk melangkah ke tiga besar dari grup B dalam turnamen terkini. Kanada harus mengamankan poin terakhir untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.
Setelah dua pertandingan tanpa kemenangan, tim yang dilatih oleh Andre optimistis dapat mengamankan poin krusial dalam laga terakhir kontra Mali, yang akan digelar pada Kamis (16/11/2023) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Andre Oliviery, Pelatih Kanada, menyatakan bahwa pertandingan penentu ini memiliki keunikan tersendiri dibanding dua pertandingan sebelumnya. Menurutnya, timnya harus mempersiapkan diri dengan lebih baik setelah melakukan evaluasi terhadap permainan Mali.
“Melawan Mali, persiapannya harus ekstra ketat. Kondisi pemain harus diperhatikan, dan mental harus kami persiapkan. Ketika pertandingan berlangsung, kami harus bisa beradaptasi dan mengubah taktik,” ungkap Andrew.
BACA JUGA:
Pembukaan Piala Dunia U-17 di Surabaya Jadi Sejarah Gemilang
Taryck Tahid, pemain timnas Kanada, menegaskan bahwa dalam pertandingan terakhir ini, mereka berkomitmen untuk tampil dengan performa terbaik sesuai instruksi pelatih.
“Ini adalah kesempatan terakhir untuk menunjukkan kemampuan kami. Dengan fokus dan keyakinan, kami akan menghadapinya seperti laga final,” kata Taryck.
BACA JUGA:
Kanada Siap Beri Kejutan untuk Spanyol di Laga Pertama Piala Dunia U-17 2023
Sebelumnya, timnas Kanada berada di peringkat keempat sebagai penentu kunci di grup B. Setelah mengalami kekalahan melawan Spanyol (0-2) dan Uzbekistan (0-3), mereka harus meraih poin di laga melawan Mali untuk mengamankan posisi lebih baik dalam perjalanan menuju babak selanjutnya. [way/beq]






