Jakarta (beritajatim.com) – Sebanyak 23 pemain, terdiri 20 pemain lapangan dan tiga kiper, telah memulai pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-17 di Stadion Madya, Jakarta pada Rabu (15/10/2025). Latihan ini menjadi bagian krusial persiapan menghadapi Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada November mendatang.
Pelatih Nova Arianto memanggil total 27 pemain untuk skuad Garuda Muda. Namun, empat pemain belum bergabung karena berbagai alasan, termasuk jadwal klub dan perjalanan dari luar negeri.
“Pemain diaspora seperti Matthew Baker baru tiba malam ini, Lukas Lee sore ini,” ujar Nova usai sesi latihan.
Sementara kiper Mike Rajasa dari FC Utrecht baru bergabung pada 2 November, tepat dua hari sebelum keberangkatan, karena komitmen kompetisi klubnya.
Indonesia tergabung di Grup H bersama raksasa Brasil, Honduras, dan Zambia. Nova menekankan pentingnya kekuatan mental para pemain muda ini.
“Event ini sangat besar, kami lawan Brasil yang kuat. Saya fokus pada aspek mental dan psikologis agar anak-anak bisa tampil maksimal,” katanya.
Menurutnya, faktor ini lebih krusial daripada teknik semata, mengingat tekanan turnamen level dunia.
Sebelumnya, Timnas U-17 telah mengikuti turnamen Piala Kemerdekaan 2025 di Sumatera Utara sebagai ajang pemanasan. Rencana selanjutnya, skuad akan melanjutkan TC di Dubai mulai 17 November.
Di sana, mereka dijadwalkan uji coba melawan Paraguay (25 November), Afrika Selatan (27 November), dan Panama (29 November), sebelum bertolak ke Qatar pada 1 November.
Hasil uji coba di Dubai akan menjadi penentu skuad final. “Dari 26 pemain saat ini, hanya 21 yang dibawa ke Piala Dunia. Pengumuman skuad final setelah Dubai,” jelas Nova.
Ini menjadi partisipasi kedua Indonesia di Piala Dunia U17 setelah debut sebagai tuan rumah pada 2023. (faw/but)






