Sampang (beritajatim.com) – Tim SAR terpaksa menghentikan pencarian Iksan (63), nelayan yang diduga tenggelam di perairan laut Sreseh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang lantaran selama sepekan tidak membuahkan hasil.
Berdasarkan koordinasi antara Tim SAR gabungan dengan keluarga korban didepakati untuk menghentikan pencarian karena upaya yang sudah dilakukan secara maksimal tetapi belum sesuai harapan.
Kasat Polairud Polres Sampang Iptu Catur Rahardjo mengatakan, selama sepekan Tim Gabungan sudah melakukan yang terbaik untuk menemukan korban. Namun, karena sudah tidak ditemukan bukti-bukti lain keberadaan korban maka proses pencarian dihentikan. “Operasi SAR yang telah dilaksanakan selama 7 hari dihentikan berdasarkan koordinasi dengan semua pihak,” terangnya, Senin (8/5/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/kecelakaan-beruntun-di-magetan-libatkan-4-kendaraan/
Ia menegaskan, operasi SAR Gabungan akan dilanjutkan kembali, jika ditemukan bukti-bukti baru yang berkaitan dengan keberadaan korban. “Pencarian yang kita lakukan semenjak Senin 1 hingga Minggu 7 Mei 2023 kemarin,” imbuhnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Diduga perahu dihantam ombak saat cuaca ekstrim, Iksan nelayan Kabupaten Sampang, terlempar dari atas perahu dan tenggelam.
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro melalui Kasat Polairud Iptu Catur Rahardjo menjelaskan, bahwa nelayan yang tenggelam tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB Minggu (30/4/2023) kemarin.
Ia menceritakan, sebelum kejadian naas itu, korban berangkat sendirian mencari ikan menggunakan perahu mesin. Namun, hingga Magrib korban belum pulang.
Sementara nelayan dari Desa Mandangin diantaranya Pardi (30), Bahrul (28), Pak Juriyeh (40) dan H. Muis (60) melihat perahu milik korban terombang ambing di tengah laut dengan kondisi mesin hidup namun tanpa awak.
Kemudian empat orang saksi tersebut berusaha mencari keberadaan korban akan tetapi tidak ditemukan, lalu perahu mesin milik Ikhsan dibawa menuju Pulau Mandangin. “Setelah mendapat laporan kami bersama Badan Penangulangan Bencana Daeeah (BPBD) melakukan SAR laut untuk mencari keberadaan korban Iksan,” tandasnya.[sar/kun]






