Gresik (beritajatim.com) – Perhelatan bola voli kasta tertinggi di tanah air, Pro Liga, putaran kedua minggu pertama mulai diputar besok (2/3) di Gresik. Di putaran itu, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia bertindak sebagai tuan rumah melakoni dua laga. Pertama menghadapi Bandung Bank BJB Tanda Mata (4/2) dan Jakarta Pertamina Fastron (5/2).
Antusias masyarakat menyaksikan pertandingan bola voli kasta tertinggi diperkirakan sangat besar. Ini karena dua tahun lalu pro liga hanya bisa disaksikan di satu tempat, Kota Sentul Bogor, imbas tingginya kasus covid-19.
Ketua Pelaksana Satrio Wicaksono menuturkan, tiket penjualan pro liga dijual secara online dan tidak dijual offline. Penonton tinggal menunjukkan barcode saat masuk venues.
“Kami menyiapkan 2.800 tiket setiap harinya. Dari jumlah itu, 85 persen sudah terjual. Harga yang dipatok Rp 100 ribu untuk tribun dan Rp 200 ribu VIP. Saat ini posisi tribun A dan B sudah sold out. Sementara tribun C dan D masih tersedia,” tuturnya, Rabu (1/02/2023).
Sementara itu, Manajer Tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Nanda Kiswanto mengatakan, saat ini secara keseluruhan timnya dalam kondisi baik. Pemain yang sempat cedera di putaran pertama bisa diatasi.
“Tim kami pemain tidak ada perubahan. Ini karena grafiknya terus menanjak. Kalaupun ada evaluasi hanya mental pemain saja yang perlu diasah,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pro-liga”]
Hal senada juga dikemukakan oleh pelatih Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Ayub Hidayat. Menurutnya di putaran kedua minggu pertama. Timnya pastinya memberikan hasil yang terbaik. Harapannya masuk ke final four.
“Tahapan ke arah sana sudah dilakukan. Semua pemain konsentrasi fokus pada putaran pertama dulu. Alhamdulillah hasilnya bisa menempati rangking ketiga. Ini menjadi modal utama di seri Gresik. Kendati perlu perjuangan. Sebab, semua tim memiliki kekuatan merata,” pungkasnya. [dny/but]






