Malang (beritajatim.com) – Kota Malang menetapkan target ambisius pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang digelar di wilayah Malang Raya. Sebagai salah satu tuan rumah, Kota Malang menargetkan posisi runner-up dengan membidik 162 medali emas, bahkan tak menutup peluang merebut gelar juara umum.
Ketua KONI Kota Malang, Djoni Sutjamoko, menegaskan bahwa kesempatan menjadi tuan rumah harus dimaksimalkan sebaik mungkin. Ia mengajak masyarakat Kota Malang untuk mendukung penuh para atlet yang bertanding dalam ajang olahraga bergengsi tingkat Jawa Timur ini.
“Malang kalau ramai kan sudah kesenangannya. Alhamdulillah dengan gebyar pemberitahuan ke masyarakat, bagi yang belum silakan beri dukungan karena event ini gratis,” ujar Djoni, Rabu (18/6/2025).
Djoni juga mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk aktif mempromosikan Porprov Jatim 2025. Menurutnya, publikasi jadwal pertandingan di berbagai titik akan mendorong partisipasi warga dalam meramaikan venue-venue pertandingan.
“Saya minta dipasang untuk promosi, jadwal bisa ada dimana-mana. Karena fungsinya tuan rumah agar masyarakat tahu jadwal, bisa meramaikan. Menangnya tuan rumah karena ada suporter. Kalau tuan rumah gak ada suporter kan sama saja bohong,” tegasnya.
Kota Malang sendiri telah mematok 162 medali emas sebagai target. Namun target itu masih bisa bertambah, seiring dengan semangat yang terus dikobarkan para atlet dan pelatih, serta dukungan masyarakat setempat.
“Kita memang 162 emas. Tetapi kita berkeinginan bisa lebih dari 162. Kita akan menyemangati ini semua. Kemarin juga KONI Jatim sudah datang ke saya, memberikan pujian, apa langkah-langkah yang akan dilakukan Kota Malang, KONI Kota Malang dan tahapannya sampai dengan saat ini mereka memuji langkah-langkah kita,” ungkap Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Dengan atmosfer kompetisi yang mulai terasa, Kota Malang tidak hanya mengincar prestasi olahraga, tetapi juga mengusung semangat kebersamaan dan keterlibatan publik sebagai kunci keberhasilan dalam menjadi tuan rumah yang membanggakan. [luc/ian]






