Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemkab Banyuwangi bersama Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) di Pulau Bali atau kerap disebut Ikawangi Dewata memberikan kemudahan bagi para warga Bumi Blambangan di Bali. Di momen jelang lebaran, keduanya berkolaborasi memberikan fasilitas mudik gratis ke daerah asal.
Ada 8 armada bus dengan kapasitas 400 penumpang yang dapat dimanfaatkan untuk pulang kampung. Armada tersebut diperuntukkan secara gratis untuk mengangkut warga Banyuwangi dari Bali menuju Banyuwangi.
“Seperti sebelumnya, setiap tahun kita selalu memfasilitasi mudik lebaran gratis bagi warga Banyuwangi yang bekerja atau tinggal di Bali. Alhamdulillah, sejak dibuka pendaftaran 1 April lalu, kuotanya sudah terpenuhi semua,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Pemberangkatan mudik gratis tersebut akan akan dilaksanakan pada Rabu, 19 April pukul 09.00 WITA. Selain untuk penumpang, juga disediakan 2 truk untuk mengangkut kendaraan roda dua milik pemudik.
“Semoga semua berjalan lancar, dan tiba di Banyuwangi dengan selamat. Hati-hati di jalan,” kata Ipuk.
Kepala Dinas Perhubungan Pujo Hartanto menjelaskan mudik gratis ini selain membantu para pemudik juga untuk mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik. “Dengan dikoordinir seperti ini, jumlah kendaraan di jalan raya akan berkurang, sehingga meminimalisir potensi risiko di jalan,” ungkap Pujo.
https://beritajatim.com/gaya-hidup/musik-patrol-di-banyuwangi-tampil-beda-begini-penampilannya/
Titik keberangkatan mudik gratis akan dimulai dari Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar. Bagi yang tinggal di wilayah lain di luar Denpasar (Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Bangli), bisa berkumpul dan dijemput di titik tertentu.
Meski demikian, warga harus memenuhi persyaratan untuk mengikuti mudik gratis ini. Di antaranya terdaftar sebagai anggota Ikawangi Dewata yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA). Kedua, sesuai persyaratan dari Kementerian Kesehatan, yakni pemudik sudah divaksin booster. [rin/but]






