Mojokerto (beritajatim.com) – Tiga rumah di Dusun Talunongko, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto terbakar hebat. Dua mobil Pemadam Kebakaran (PMK) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia diterjunkan.
Dua rumah tersebut milik Karyadi dan Subakar. Api diketahui pertama kali berasal dari rumah Kariyadi sekitar pukul 14.00 WIB. Api menyambar seisi rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu hingga menyambar rumah di sisi barat yang dihuni keluarga Karyadi.
Dua bangunan rumah tersebut langsung luluh lantak dilalap si jago merah. Beruntung, semua anggota keluarga dari dua rumah tersebut berhasil menyelamatkan diri. Sujono dan Patmi berhasil keluar dari rumah, sementara istri Kariyadi, Murni dan ibunya, Kartini juga berhasil keluar rumah.
“Saat itu saya nongkrong di samping rumah. Terus ada yang meledak dari atas tepatnya di instalasi listrik bagian belakang rumah, kemudian muncul api. Dengar ledakan dan api, semua anggota langsung keluar rumah. Apinya langsung membesar,” ungkap Sujono, Senin (6/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”kebakaran-mojokerto”]
Sujono mengaku rumah tersebut dihuni dua keluarga yang dipartisi menjadi dua bagian. Rumah induk ditempati kerabatnya Kariyadi bersama istri dan ibunya, sementara sisi samping ditempati Sujono bersama istri. Saat kejadian, Kariyadi sedang bekerja di Surabaya, sementara Bakar tengah ke sawah.
“Saat itu saya sedang pusing terus keluar rumah untuk menenangkan diri. Tapi ternyata malah rumah saya terbakar. Tidak sempat menyelamatkan barang-barang, habis semua kebakar,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Jetis, Kompol Sumaryanto mengatakan, sekira pukul 15.30 WIB, api baru bisa dipadamkan. “Kebetulan turun hujan juga. Diduga karena korsleting listrik dari salah satu rumah dan merembet ke rumah lainnya. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 300 juta,” pungkasnya. [tin/ted]






