Jember (beritajatim.com) – Tiga orang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapat perlakuan khusus dari panitia.
Dua orang di antaranya adalah peserta dengan kategori disabilitas daksa, dan satu orang lainnya melaporkan telah mengalami kecelakaan, sehingga memerlukan penanganan khusus. Wakil Koordinator Panitia Unej, Rokhmad Hidayanto, mengatakan, mereka akan mendapatkan fasilitas dan perlakuan tersendiri dari panitia sehingga diharapkan tetap dapat mengerjakan ujian dengan baik.
“Kami mengimbau kepada peserta UTBK SBMPTN 2022 yang menjalani ujian di Pusat UTBK Universitas Jember, jika memang memerlukan fasilitas tambahan segera menghubungi panitia atau Humas Universitas Jember,” kata Rokhmad, sebagaimana dilansir Humas Unej, Sabtu (15/5/2022).
Rencananya, UTBK SBMPTN di Unej akan digelar dalam dua gelombang. Gelombang I digelar pada 17-23 Mei 2022. Gelombang kedua dilaksanakan pada 28 Mei – 2 Juni 2022. Satu hari pelaksanaan UTBK terbagi atas dua sesi, yakni sesi pagi dan siang. Setiap sesi UTBK SBMPTN maksimal diikuti 615 peserta,
Jumlah peserta tercatat 13.826 orang yang terdiri dari 6.937 peserta kategori ujian sains teknologi, 5.963 peserta kategori ujian sosial humaniora, dan 926 peserta kategori ujian campuran. Panitia mempersiapkan 754 pengawas dan 344 penanggung jawab lokasi UTBK yang akan bertugas di 25 ruang yang tersebar di 14 lokasi UTBK.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sbmptn”]
Panitia menempatkan personel yang akan mengarahkan peserta ke masing-masing lokasi UTBK. Panitia juga menyediakan kendaraan yang ditempatkan di halaman auditorium Universitas Jember yang siap mengantar peserta yang tidak membawa kendaraan ke masing-masing lokasi UTBK. Pengantar diharapkan segera meninggalkan lokasi UTBK seusai mengantar peserta.
“Dari pengalaman pelaksanaan UTBK SBMPTN di tahun lalu, masih ada peserta yang lupa membawa persyaratan yang sudah ditetapkan, bahkan ada yang tidak memakai sepatu. Oleh karena itu hendaknya semua peserta UTBK SBMPTN sudah mempersiapkan diri dengan baik dan datang sejam lebih awal dari jadwal ujian,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember Slamin. [wir/suf]






