Bojonegoro (beritajatim.com) – Petugas mencatat sementara ada sekitar 17 penumpang yang ikut dalam perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo turut Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban menuju Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam.
Dalam proses pencarian, ada 11 orang yang sudah dinyatakan selamat dan menjalani perawatan medis di Puskesmas Rengel. Salah satu penumpang perahu penyeberangan yang selamat dalam kecelakaan air itu tiga anak-anak.
Tiga anak-anak yang selamat adalah Hafid (4) Warga Desa Semambung Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Abdullah Yantim (3) warga Desa Maibit Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, dan Adin (3) warga dari Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Sedangkan penumpang selamat lain dewasa. “Keponakan saya selamat (Adin), sekarang masih di Puskesmas,” ujar Masrukin (33) kerabat salah seorang korban Asal Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Menurut Masrukin, dalam kecelakaan air itu, ada lima kerabatnya yang ikut dalam perjalanan. Saat ini masih dua orang kerabatnya yang masih dalam proses pencarian yakni Basori dan Sutri. “Kondisinya yang ditemukan sekarang sudah membaik,” jelasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tenggelam”]
Sedangkan penumpang yang selamat lain, diantaranya Mardiani (58) seorang driver perahu warga Desa Semambung RT2 RW 2 Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Mujianto (30) pekerja proyek jembatan Kanor – Rengel Kabupaten Rembang, Budi (35) Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Arif Dwi Setyawan (39) Warga Kecamatan Rengel – Tuban.
Kemudian, Mat Sarmuji (56) warga Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Tasmiatun (34) Warga Desa Maibit, Abdul Hadi (9) anak-anak Desa Sidorejo, Kabupaten Tuban, Kecamatan Rengel, dan Nofi Andi (30) Desa Sidorejo Kabupaten Tuban.
Sedangkan penumpang yang masih dalam pencarian yakni, Kasian (60) Desa Semambung Kecamatan Kanor, Dian (27) Desa Semambung Kecamatan Kanor, Toro (40) Rembang pekerja proyek, Sutri (50) Desa Maibit Kecamatan Rengel, Basori (45) Desa Maibit Kecamatan Rengel.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Ardhian Orianto mengatakan, pihaknya kini masih melakukan proses evaluasi di lokasi kejadian perkara. “Penumpang yang sudah ditemukan semuanya dalam kondisi selamat,” ujarnya.
Proses pencarian sekarang masih terus dilakukan. Kejadian tersebut juga menarik perhatian warga setempat untuk melihat.proses evakuasi. Masyarakat yang penasaran berkumpul untuk melihat proses pencarian di tepi sungai Bengawan Solo. [lus/kun]






