Surabaya (beritajatim.com) – Bukan tanpa alasan Samsil Arif tidak melakukan selebrasi ketika mencetak gol ke gawang Arema FC dan mengantarkan Persebaya raih kemenangan dalam laga lanjutan BRI Liga 1 di stadion I Wayan Dwipta Gianyar Bali, Rabu (23/2/2022).
Pasalnya Samsul Arif mengingat masa lalunya sebagai mantan pemain Arema FC selama dua tahun pada 2013 silam.
Ia ingin menjaga hubungan dengan seluruh pemain dan manajemen yang ia kenal salah satu hal yang ia berikan adalah tidak melakukan selebrasi di depan mantan tim yang juga membesarkan namanya di dunia sepak bola Indonesia.
“Saya rasa banyak orang tahu kalau saya pernah bermain selama dua tahun di Arema, dan saya ingin menjaga hubungan baik saya dengan semuanya di Arema FC. Bukan hanya itu saya juga mengenal dengan baik manajemen dan semua pemain jadi itu alasan saya tidak melakukan selebrasi setelah mencetak gol,”ungkap Samsul.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya-vs-arema”]
Bukan hanya Samsul Arif, yang meminimalisir eforia kemenangan, sang pelatih Aji Santoso pun memiliki riwayat kedekatan dengan tim Arema FC. Ia tak ingin memperkeruh kondisi di luaran kedua tim memang yang memiliki cerita rivalitas tinggi namun itu hanya 90 menit, pasalnya Arema FC memiliki cerita tersediri bagi dirinya.
“Rival itu hanta 90 menit karena bagaimanapun Arema juga masih banyak ditempati anak didik saya, saya pun juga sangat dekat hubungannya dengan para pelatih di tim itu. Selama di Bali juga sering berkomunikasi, jadi revalitas itu hanya saat bertanding saja,”kenang Aji Santoso. [way/ted]






