Sampang (beritajatim.com) – Terhitung hingga akhir 2021, angka pengangguran di Kabupaten Sampang, Madura, masih tinggi yakni berada di angka 3,45 persen dari jumlah penduduk 978.875 jiwa. Bahkan, angka itu lebih tinggi 0,1 persen dari tahun 2020 yakni 3,35 persen.
Koordinator Fungsi Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang, Wahyu Wibowo mengatakan angka pengangguran di Sampang diketahui berdasarkan survei ke setiap penduduk. Angka tersebut setiap tahunnya bervariatif. Alhasil cenderung mengalami peningkatan 0,1 persen atau 552 jiwa selama beberapa tahun terakhir ini.
“Pengangguran adalah warga yang mencari pekerjaan. Sementara yang tidak mencari kerja dan membantu keluarga belum dikatakan pengangguran,” ucapnya, Minggu (9/1/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”sampang”]
Sementara itu, Kasi Pelatihan dan Produktifitas Tenaga Kerja DPMPTSP dan Tenaga Kerja Sampang Ludfi menyampaikan setiap tahun pihaknya sudah menyediakan program pelatihan kerja.
“Program tersebut dibiayai langsung oleh pemerintah pusat maupun daerah, dengan tujuan agar masyarakat dapat membuka lapangan pekerjaan secara mandiri atau bisa diterima bekerja di perusahaan,” pungkasnya.[sar/ted]






